Bunda....
Dikala sentuhan itu
kurasa
Saatku lahir kedunia
Kau pertaruhkan satu
yang tiada dua
Kau bagi suatu yang
tak terhingga
Saat itu kau berkata:
korbankanlah aku pabila aku harus dikorbankan
Demi kehidupan sang
manusia baru,
Kumerasakan ada yang mengalir
disetiap nadi ini
Siapapun tak akan bisa menuliskan dengan kata-kata,
seperti apa belaian itu!
Kasih sayang yang tak
akan pernah putus
Kasih sayang yang tak
akan pernah hilang dan musnah
Walaupun dia telah
tiada
Sesuatu yang mengalir
itu tak akan pernah berhenti
Ia akan terus mengalir
bagaikan aliran air
Aliran yang hanya bermuara
pada satu jiwa
Bunda kasih sayang mu
yang tak bisa dihitung
Tak bisa dibuktikan
rumus
Tak kan hilang ibarat
sebuah peradaban
Kini hanya satu yang
kuingin
Pelukan cinta dan
berkata
Bunda...aku ingin
bertanya apa itu satu yang tak ada dua
Aliran yang tak
bermuara???
Sejarah yang takkan
tertimbun masa
Bunda menjawab sambil
memelukku erat
Satu tak ada dua
adalah nyawa ibumu
Aliran satu muara,
kasih sayang ibumu





Tidak ada komentar:
Posting Komentar