Blogroll

Kamis, 11 Oktober 2012

Bunda


Bunda....
Dikala sentuhan itu kurasa
Saatku lahir kedunia
Kau pertaruhkan satu yang tiada dua
Kau bagi suatu yang tak terhingga
Saat itu kau berkata: korbankanlah aku pabila aku harus dikorbankan
Demi kehidupan sang manusia baru,
Kumerasakan ada yang mengalir disetiap nadi ini
Siapapun  tak akan bisa menuliskan dengan kata-kata, seperti apa belaian itu!
Kasih sayang yang tak akan pernah putus
Kasih sayang yang tak akan pernah hilang dan musnah
Walaupun dia telah tiada
Sesuatu yang mengalir itu tak akan pernah berhenti
Ia akan terus mengalir bagaikan aliran air
Aliran yang hanya bermuara pada satu jiwa
Bunda kasih sayang mu yang tak bisa dihitung
Tak bisa dibuktikan rumus
Tak kan hilang ibarat sebuah peradaban
Kini hanya satu yang kuingin
Pelukan cinta dan berkata
Bunda...aku ingin bertanya apa itu satu yang tak ada dua
Aliran yang tak bermuara???
Sejarah yang takkan tertimbun masa
Bunda menjawab sambil memelukku erat
Satu tak ada dua adalah nyawa ibumu
Aliran satu muara, kasih sayang ibumu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar