Blogroll

Tampilkan postingan dengan label Cerita Inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Inspiratif. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Oktober 2012

5 Kualitas Pensil





Melihat Neneknya sedang asyik menulis Adi bertanya, "Nenek sedang menulis apa?"
Mendengar pertanyaan cucunya, sang Nenek berhenti menulis lalu berkata, "Adi cucuku, sebenarnya nenek sedang menulis tentang Adi. Namun ada yang lebih penting dari isi tulisan Nenek ini, yaitu pensil yang sedang Nenek pakai. Nenek berharap Adi dapat menjadi seperti pensil ini ketika besar nanti."

"Apa maksud Nenek bahwa Adi harus dapat menjadi seperti sebuah pensil? Lagipula sepertinya pensil itu biasa saja, sama seperti pensil lainnya," jawab Adi dengan bingung.

Nenek tersenyum bijak dan menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana Adi melihat pensil ini. Tahukah kau, Adi, bahwa sebenarnya pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup."

"Apakah Nenek bisa menjelaskan lebih detil lagi padaku?" pinta Adi

"Tentu saja Adi," jawab Nenek dengan penuh kasih

"Kualitas pertama, pensil dapat mengingatkanmu bahwa kau bisa melakukan hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kau jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya".

"Kualitas kedua, dalam proses menulis, kita kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil yang kita pakai. Rautan itu pasti akan membuat pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, pensil itu akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga denganmu, dalam hidup ini kau harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik".

"Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar".

"Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu".

"Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga Adi, kau harus sadar kalau apapun yang kau perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan".

"Nah, bagaimana Adi? Apakah kau mengerti apa yang Nenek sampaikan?"

"Mengerti Nek, Adi bangga punya Nenek hebat dan bijak sepertimu."

Begitu banyak hal dalam kehidupan kita yang ternyata mengandung filosofi kehidupan dan menyimpan nilai-nilai yang berguna bagi kita. Semoga memberikan manfaat.
Read More »

Kamis, 11 Oktober 2012

Kisahku, Kisahmu dan Kisah kita Semua





Ini adalah sepenggal kisah kita sahabat, sebelum kita lahir kedunia, ketika waktu kita telah tiba, kita selalu menolak untuk turun kedunia. ketika kita tidak tahu arti kepastian dan janji.

manusia: Tuhan aku takut... aku ingin senantiasa disamping-MU mengabdi kepada-MU dengan nikmat yang mana mustahil aku dapatkan disana, 

Tuhan: apakah kamu meragukanku?,

Manusia: “tidak tuhan apakah aku salah aku jika aku merasa rasa takut?” 

tuhan tersenyum dan berkata: "disana kamu akan dijaga oleh malaikatku! apakah kamu tahu satu  yang tiada dua ?

manusia: tentu ya Allah, Itu adalah engkau!!! jawab manusia dengan yakin

Tuhan: "disana engkau akan mendapatkan yang lain?,
manusia: "apakah itu ya Allah, bagaimana nanti aku tahu? bukankah itu suatu dosa?

Tuhan: "Karena Malaikatmu yang akan memberitahukannya", sekarang waktunya telah tiba, malaikatmu sudah tidak sabar untuk melihatmu, aku punya sebuah pertanyaan, apakah nanti ketika engkau sudah lahir ke dunia apakah engkau akan senantiasa mengingatku? saat susah dan senang, saat nikmat yang kuberikan berlimpah kepadamu?"

Manusia: Insya Allah!!! aku akan mengingatnya!!! tapi ya Allah apakah nanti aku memanggilnya sebagaimana aku memanggilmu???

Tuhan: engkau akan memanggilnya ibu!!!! 

ketika itu engkau lahir dengan segala ketidaktahuan dan kecemasan hingga kau menampakkannya dengan tangisan.....

huuuuaaaa.....huaaaaaa......huuaaaa......

manusia: Tuhan belaian apa ini, begitu hangat dan membuatku nyaman. disaat itu manusia sadar,,YAA tuhan inikah malaikatku? terima kasih ya Allah engkau memilihkan malaikat yang tepat untukku. dan kini aku tahu satu yang tiada dua yang akan aku dapatkan adalah nyawa malaikatku yang akan ia korbankan untukku dan aku tidak sabar untuk memanggilnya "IBU"!!!

aku beranikan untuk membuka mata, melihat ibuku.........Ya Tuhan ia adalah seorang wanita bermuka teduh penuh kasih sayang, sekali lagi tak henti-hentinya aku bersyukur. tangis bahagianya menyambut kehadiranku tuhan, ia memelukku seakan-akan tak akan melepaskanku selamanya

Tuhaaaaaaaaaaaaaaan, aku bahagia tuhan aku lelah, aku ingin tidur berselimut kehangatan ibuku.

Tuhan tersenyum dan berkata: Ingat janjimu wahai anak manusia!!! dan nikmatku akan senantiasa mengalir untukmu....
rasa takutku hilang, tuhan aku ingin selalu disampingnya, tuhan aku lelah bolehkah aku tertidur? Aku tertitur diselimuti oleh kehangatannya.

dan satu lagi tuhan, malaikatku memanggilmu "An-nisa Shalihah" mereka ingin aku menjadi wanita yang taat pada-MU dan engkau tahu Tuhan siapa yang memberiku nama itu? ahhh aku seperti orang bodoh saja, tentu saja engkau tahu, ia adalah malaikatku yang kedua yang aku panggil dengan "AYAH"....

Read More »