PENDAHULUAN
Pengembangan program
pembelajaran PAI saat ini dikembangkan
kepada:
- Program Tahunan
- Program semesteran
- Silabus pembelajaran
- Rancangan Program Pembelajaran
Keempat
komponen diatas diperuntukkan untuk melakukan planning terhadap mata pelajaran,
seorang guru yang baik adalah guru yang mempersiapkan segala kebutuhan yang
berkaitan dengan proses belajar mengajar baik itu mata pelajaran yang diberikan
atau media-media yang dipakai ketika proses belajar mengajar berlangsung, untuk
mencapai tujuan atau kompetensi dasar yang telah ditentukan, Dasar
pengembangan pembelajaran merupakan desain pembelajaran atau tahun 1975
istilahnya disebut sebagai Prosedur Pengembangan Sistem Pembelajaran (PPSI).
Sebagai suatu prosedur, desain pembelajaran dapat diartikan sebagai langkah
yang sistematis untuk menyusun rencana atau persiapan pembelajaran dan bahan
pembelajaran. Produk dari desain pembelajaran adalah berupa persiapan
pembelajaran, silabus, modul, bahan tutorial dan bentuk saran pedagogis lainnya.
Proses pengembangan
perencanaan pembelajaran terkait erat dengn unsur-unsur dasar kurikulum yaitu tujuan
materi pelajaran, pengalaman belajar dan penilaian hasil belajar.
Pada
makalah ini saya akan menjelaskan tentang empat komponen diatas dan apa yang
harus dilakukan oleh seorang guru dalam mengembangkan program pembelajaran.
PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN PAI
Sebelum
membahas tentang pemograman kurikulum kedalam program tahunan, program
semester, silabus pembelajaran, rancangan program pembelajaran, akan lebih baik
lagi jika kita mengetahui apa pengertian dari “pengembangan program pembelajaran”
•
Pengertian Pengembangan
Pengembangan
adalah suatu kegiatan yang menghasilkan sesuatu alat atau cara merevisi sesuatu
yang telah ada menjadi baik. Selama kegiatan itu dilaksanakan dengan maksud
mengadakan penyempurnaan yang akhirnya alat atau cara tersebut dipandang cukup
bagus untuk digunakan seterusnya maka berakhirlah kegiatan pengembangan.
•
Pengertian Program
Program
diasumsikan sebagai rancangan kegiatan selama satu periode atau satu tahun.
Menurut kamus besar bahasa Indonesia program adalah rancangan mengenai
asas-asas serta usaha-usaha yang akan dijalankan.
•
Pengertian Pembelajaran
Pembelajaran
pada hakekatnya adalah proses interaksi antara peserta didik dengan
lingkungannya, sehingga terjadi perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
Dalam interaksi tersebut banyak sekali faktor yang mempengaruhinya, baik faktor
internal yang datang dari dalam diri individu, maupun faktor eksternal yang
datang dari lingkungan.
Dalam
pembelajaran, tugas guru yang paling utama adalah mengkondisikan lingkungan
agar menunjang terjadinya perubahan perilaku bagi peserta didik. Umumnya
pelaksanaan pembelajaran mencakup tiga hal : pre tes, proses, dan post tes.
- Program Tahunan. (Contoh Terlampir)
Perencanaan
ini berfungsi sebagai rencana jangka panjang (general long-rang planning)
untuk sekolah. Disusun berdasarkan kurikulum yang memberikan bahan-bahan
tentang pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan bagi murid pada setiap kelas/tingkat.
Setiap Kurikulum berisikan pokok-pokok pelajaran. Kalau kurikulum belum
teruraikan maka sebaiknya guru berusaha membuat uraiannya dalam bentuk suatu
rencana tahunan, untuk setiap mata pelajaran.
Program
tahunan merupakan bagian dari program pengajaran. Program tahunan memuat
alokasi untuk setiap pokok bahasan dalam satu tahun pelajaran.
Program
tahunan adalah rencana penetapan alokasi waktu satu tahun untuk mencapai tujuan
(SK dan KD) yang telah ditetapkan. penetapan alokasi waktu diperlukan agar
seluruh kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum seluruhnya dapat dicapai oleh
siswa. penentuan alokasi waktu ditentukan pada jumlah jam pelajaran sesuai
dengan struktur kurikulum yang berlaku serta keluasan materi yang harus
dikuasai oleh siswa
Program
Tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas, berisi
tentang garis-garis besar yang hendak dicapai dalam satu tahun dan dikembangkan
oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan program ini perlu dipersiapkan dan
dikembangkan oleh guru sebelum tahun pelajaran dimulai, karena merupakan
pedoman bagi pengembangan program-progran berikutnya, yakni program semester,
mingguan dan harian serta pembuatan silabus dan sistem penilaian
komponen-komponen program tahunan meliputi identifikasi(satuan pendidikan, mata
pelajaran, tahun pelajaran) standart kompetensi, kompetensi dasar, alokasi
waktu dan keterangan.[1]
Langkah-langkah
yang ditempuh ialah:
a.
Menentukan tujuan dari pelajaran tersebut
b.
Menyusun skop pembelajaran berdasarkan tujuan yang akan dicapai.
c.
Mengorganisasikan isi pelajaran dalam bentuk masalah-masalah atau unit-unit atau unit
minat siswa.
d.
Menentukan metode mengajar untuk setiap pokok unit.
Jadi
setiap langkah-langkah yang diambil harus mempertimbangkan kebutuhan, minat,
abilitas murid-murid yang diajarkan, karena jika itu semuanya sudah sesuai maka
tujuan yang diplanningkan dari awal akan segera terwujud.
- Program Semester. (Contoh Terlampir)
Program semester ialah
program yang berisikan garis-garis mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan
dan dicapai dalam satu semester. Program semester ini merupakan penjabaran dari
program tahunan.
Pada umumnya
komponen-komponen program semester ini yaitu: identifikasi (satuan pendidikan,
mata pelajaran, semester, tahun pelajaran), bulan, standar kompetensi dan
materi pokok yang hendak disampaikan, waktu yang direncanakan dan
keterangan-keterangan.
- Silabus Pembelajaran. (Contoh Terlampir)
- Pengertian Silabus
Istilah silabus dapat
didefinisikan sebagai “garis besar, ringkasan, ihktisar, atau pokok-pokok isi
atau materi pelajaran” ( Salim, 1987:98). Silabus merupakan seperangkat rencana
serta pengaturan pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang disusun secara
sistematis memuat kompenen-komponen yang saling berkaitan untuk mencapai
penguasaan kompetensi dasar (Yulaelawati, 2004:123).
- Isi
Silabus
Hubungan kurikulum
dengan pengajaran dalam bentuk lain ialah dokumen kurikulum yang biasanya
disebut silabus yang sifatnya lebih terbatas daripada pedoman kurikulum.
Sebagaimana dikemukakan oleh oleh Mulyani sumantri (1988: 997) bahwa dalam
silabus hanya tercakup bidang studi atau mata pelajaran yang harus diajarkan
selama waktu setahun atau satu semester. Pada umumnya suatu silabus paling
sedikit harus mencakup unsur-unsur:
a.
Kompetensi Dasar
b.
Materi Pembelajaran
c.
Kegiatan Pembelajaran
d.
Indikator Pencapaian Kompetensi
e.
Penilaian: 1. Tekhnik Penilaian, 2. Bentuk Instrumen, 3. Contoh Instrumen.
f.
Alokasi Waktu
g.
Sumber Belajar.
Silabus bermanfaat
sebagai pedoman dalam pengembangan pembelajaran, seperti pembuatan rencana pembelajaran,
pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pengembangan sistem penilaian.
- Prinsip pengembangan silabus
Silabus merupakan salah
satu produk pengembangan kurikulum dan pengembangan yang berisikan garis-garis
besar materi pembelajaran. Beberapa prinsip yang mendasari pengembangan silabus
antara lain: ilmiah, memperhatikan
perkembangan dan kebutuhan siswa, sistematis, relevansi, konsisten, dan
kecukupan.
- Langkah-langkah Pengembangan Silabus
Secara umum proses
pengembangan silabus berbasis kompetensi terdiri atas tujuh langkah utama
sebagaimana tercantum dalam buku pegembangan umum pengembangan silabus
(Depdiknas, 2004) yaitu:
Penulisan identitas mata pelajaran
- Perumusan
standar kompetensi
- Penentuan
kompetensi dasar
- Menentukan
materi pokok dan urainnya
- Penentuan
pengalaman belajara
- Penentuan
alokasi waktu
- Penentuan
sumber bahan
Standar kompetensi,
kompetensi dasar dan materi pokok, sudah disiapkan oleh pemerintah. Oleh karena itu tugas guru
adalah mengembangkan setiap kompetensi dasar tersebut dengan jalan menetukan
materi pokok, pengalaman belajar, alokasi waktu dan sumber bahan. Untuk
implementasikan di kelas, silabus perlu dijabarkan lagi ke dalam bentuk
persiapan mengajar, baik dalam bentuk
sampel maupun rencana
pembelajaran.
- RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). (Contoh Terlampir)
- Pengertian Perencanaan
- Menurut Anderson (1989:47), perencanaan adalah pandangan masa depan
dan menciptakan kerangka kerja untuk mengarahkan tindakan seseorang dimasa
depan[2]
- Johnson (1978) bahwa perencanaaan adalah suatu proses yang mana sistem
menyesuaikan berbagai sumber daya yang ada untuk mengubah lingkungan dan
kekuatan internal
- Dick dan Reiser (1989:3) menjelaskan bahwa rencana pengajaran terdiri
dari sejumlah komponen yang jika dipadukan memberikan garis besar atau panduan bagi penyampaian pengajaran
efektif kepada para pengajar.
RPP dijabarkan dari
silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam mencapai KD.
Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan
sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif,inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif,
serta memberikan ruang yang cukup bagi
prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan
perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Rencana pembelajaran
pada hakekatnya merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan atau
memproyeksikan tentang apa yang akan dilakukan. Perencanaan perlu dilakukan
untuk mengkoordinasikan komponen pembelajaran yakni: kompetensi dasar, materi
standar, indikator, dan penilaian.
Pelaksanaan kegiatan
pembelajaran merupakan implementasi dari rencana pelaksanaan pembelajaran
(RPP). Pelaksanaan kegiatan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan,
kegiatan inti dan kegiatan penutup. Untuk pengembangan pembelajaran PAI pun
harus mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
- Identitas Mata Pelajaran: 1. Nama Sekolah, 2. Mata Pelajaran, 3.
Kelas/Semester, 4. Alokasi Waktu
- Standar Kompetensi
- Kompetensi Dasar
- Indikator
- Tujuan Pembelajaran
- Materi Ajar
- Metode Pembelajaran
- Langkah-langkah Pembelajaran: 1. Eksplorasi, 2. Elaborasi, Konfirmasi
- Alat/Sumber Pelajaran
- Penilaian
- Tertanda. (yang mengetahui dari kepala sekolah dan guru yang
bersangkutan)
- Mengapa diperlukan perencanaan pembelajaran.
Nana
Sujana (1989:100) menggambarkan tahapan untuk mendisain pembelajaran.[3]
![]() |
![]() |
||||
Johnson
dkk (1978:51) menegaskan: Tanpa perencanaan, sebuah sistem tak dapat berubah
dan tidak dapat menyesuaikan diri dengan kekuatan-kekuatan lingkungan yang
berbeda. Karena perencanaan merupakan rancangan sistem yang harus memberikan
pertimbangan pada tujuan yang menyeluruh.
Menurut
Anderson ada beberapa alasan pentingnya rencana bagi guru yaitu:
a.
Perencanaan dapat mengurangi kecemasan dan ketidakpastian
b.
Perencanaan memberikan pengalaman pembelajaran bagi guru
c.
Perencanaan membolehkan para guru untuk mengakomodasi perbedaan individu
diantara murid
d.
Perencanaan memberikan struktur dan arah untuk pembelajaran. Tegasnya,
perencanaan memang sangat diperlukan oleh guru.
Menurut
penulis, perencanaan pembelajaran itu ibarat peta petunjuk jalan untuk
mengantarkan seseorang mencapai tempat yang ia tuju, jika peta tersebut hilang
atau tidak ada maka untuk mencapai tempat tersebut ia bahkan bisa tersesat
karena tidak ada panduan jalan.
Perbedaan Silabus dan RPP
Silabus
|
RPP
|
Silabus merupakan
tahapan sistematis rencana materi setiap kali pertemuan dalam satu semester.
|
RPP merupakan
rancangan pembelajaran mata pelajaran per unit yang akan diterapkan guru
dalam pembelajaran di kelas.
|
Bersisi Pokok-Pokok
materi yang akan diajarkan, sub pokok materi pembelajaran, tujuan umum dan
khusus materi pembelajaran, media pembelajaran seperti OHP atau projector,
diskusi, tugas akhir pembelajaran dan referensi yang digunakan dalam pembelajaran.
|
Berisi
komponen-komponen sebagai berikut:
(1) Standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator pencapaian hasil belajar. (2) Tujuan pembelajaran. (3) Materi pembelajaran. (4) Pendekatan dan metode pembelajaran. (5) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran. (6) Alat dan sumber belajar. (7) Evaluasi pembelajaran. |
Kerangka silabus
mengacu kepada sistematis yang digambarkan dalam suatu bagan tertentu.
|
Kerangka RPP mengacu
kepada ringkasan materi ajar yang akan diterapkan dalam pembelajaran dengan metode-metode
tertentu.
|
Acuan pokok untuk
membuat RPP.
|
Acuan pelaksanaan
pembelajaran.
|
Rangkuman materi ajar
satu pelajaran yang berisi bab-bab selama satu semester
|
Rangkuman materi ajar
satu bab yang berisi satu bab atau sub bab-sub bab materi ajar selama satu
atau beberapa kali pertemuan
|
Persamaan Silabus dan RPP:
1.
Merupakan pegangan guru dalam
rangka pengajaran materi di sekolah.
2.
Berisi materi-materi yang
diprogramkan dalam kurikulum satuan pendididkan.
3.
Langkah-langkah yang akan
diterapkan dalam pengajaran.
Perbedaan Promes dan Prota:
Promes
|
Prota
|
Program
pengajaran yang dilakukan dalam satu semester dan bila berakhir satu semester
maka membuat program lagi.
|
Program
pengajaran yang dilakukan dalam 2 semesteratau satu tahun ajaran dan bila
berakhir tahun pelajaran tersebut maka baru membuat program lagi.
|
Dievaluasi
tiap satu semester sekali.
|
Dievaluasi
tiap satu tahun ajaran.
|
Suatu
program guru untuk melaksanakan
program pengajaran dengan terperinci tentang apa yang akan disampaikan dalam
satu semester.
|
Suatu
program guru untuk melaksanakan
program pengajaran dengan terperinci tentang apa yang akan disampaikan dalam
setahun ajaran yang akan dilaksanakan.
|
Promes
adalah rencana jangka pendek dengan evaluasi yang lebih detail.
|
Prota
adalah rencana jangka panjang dengan evaluasi secara garis besar dengan acuan
satu tahun ajaran.
|
KESIMPULAN
- Pengembangan program pembelajaran PAI
saat ini dikembangkan kepada:
a.
Program Tahunan
b.
Program semesteran
c.
Silabus pembelajaran
d.
Rancangan Program Pembelajaran
- Program tahunan merupakan bagian
dari program pengajaran. Program tahunan memuat alokasi untuk setiap pokok
bahasan dalam satu tahun pelajaran untuk mencapai
tujuan (SK dan KD) yang telah ditetapkan.
- Program
semester ialah program yang berisikan garis-garis mengenai hal-hal yang
hendak dilaksanakan dan dicapai dalam satu semester. Program semester ini
merupakan penjabaran dari program tahunan.
- Istilah
silabus dapat didefinisikan sebagai “garis besar, ringkasan, ihktisar,
atau pokok-pokok isi atau materi pelajaran” ( Salim, 1987:98). Silabus
merupakan seperangkat rencana serta pengaturan pelaksanaan pembelajaran
dan penilaian yang disusun secara sistematis memuat kompenen-komponen yang
saling berkaitan untuk mencapai penguasaan kompetensi dasar (Yulaelawati,
2004:123).
- Menurut Anderson (1989:47), perencanaan adalah pandangan masa depan
dan menciptakan kerangka kerja untuk mengarahkan tindakan seseorang dimasa
depan.
DAFTAR PUSTAKA
- http://jujurlahselalu.blogspot.com/2012/04/metodologi-pembelajaran-pai.html
- Syafaruddin-irwan
Nasution,2005,Manajemen Pembelajaran,cet I, Quantum Teaching, Ciputat.
- Syafaruddin Nurdin. 2005.
Guru Profesional dan Implementasi Kurikulum. Quantum Teaching. Ciputat.
- Perangkat pembelajaran
(Program Tahunan, Program Semester, Silabus, RPP) guru Aqidah Akhlak dan
Guru Bahasa Indonesia SMP/DMP Diniyyah Puteri.






