Blogroll

Kamis, 28 Januari 2016

Hit Me!!!

Sholat hanya sisa waktu kesibukan,
Zikir hanya sisa ngobrol,
Menyebut nama-Nya hanya sisa waktu dari menyebut-nyebut harta/manusia,
Baca al-qur’an hanya sisa waktu dari  membaca koran/SMS/BBM/internetan,
Sedekah hanya sisa dari belanja/jajan,
Memikirkan akhirat hanya sisa dari hati yang dipenuhi cinta kepada manusia/duniawi,
Akankah hanya sisa yang akan kita persembahkan bagi Allah Swt yang telah mengasihi kita???
(ghafaroni ya rabb)
Disaat hanya sisa-sisa itu yang bisa aku persembahkan padamu yaa Rabb itupun tidak aku lakukan dengan sepenuh hati...
-        Kesibukan adalah kesenangan
  1. -  Beli gadget jutaan rupiah bisa tapi buat kurban 1x dalam setahun terasa beraaaaaat...
  2. 2. Baca al-Qur’an susah buka fb mudaaaaaaaaaaah bgt
Begitu sering kita memakai topeng di hadapan orang lain, akhirnya kita tidak mampu mengenali diri kita sendiri
Read More »

Minggu, 07 April 2013

6 Kebaikan Mandi Sebelum Subuh

Menurut kajian sains, kandungan gas ozon pada waktu pagi lebih tinggi dari waktu lain. oleh itu, gas ozon ini juga amat penting untuk tubuh badan anda. jika anda mandi sebelum waktu subuh, ia bukan sahaja membersihkan malah memberikan kesegaran dan manfaat untuk tubuh badan anda. antara manfaatnya ialah :

1. Kulit lebih lembut dan halus
pada waktu pagi selalunya anda akan memasang “water heater” untuk mendapatkan air yang hangat dan menghilangkan kesejukan. selepas ini, jika anda memiliki lingkaran hitam di bawah mata, mandi menggunakan air sejuk dapat mengurangkan kegelapan pada bawah mata. begitu juga dengan kuku, ia akan menjadi lebih sihat, kuat dan tidak mudah retak. kulit pula menjadi lebih lembut dan halus.

2. Melancarkan peredaran darah
jika peredaran darah anda lancar maka tubuh badan anda akan menjadi lebih sihat dan bertenaga. malah anda juga boleh melakukan aktivitas seharian tanpa rasa letih.

3. Meningkatkan kesuburan
kesehatan tubuh badan manusia akan mendapat reaksi yang positif apabila anda mandi pada waktu pagi. ia dapat meningkatkan hormon testosteron pada lelaki dan hormon estrogen untuk wanita.

4. Mengurangkan risiko darah tinggi
untuk anda yang memiliki penyakit darah tinggi, mungkin ini merupakan salah satu cara untuk anda mengurangkan penyakit anda. Insya ALLAH, dengan izin ALLAH, jika ia diamalkan selalu, penyakit anda akan pulih.

5. Mengurangkan tekanan serta tenang
air yang sejuk akan melancarkan kembali peredaran darah setelah lama berbaring. buat anda yang mengalami depresi, inilah cara yang terbaik utk anda menghilangkannya. oleh itu, ubahlah tabiat kpd mandi pagi sebelum subuh.

6. Meningkatkan sel darah putih
mandi dengan air sejuk, ia akan meningkatkan sel darah putih di dalam tubuh badan. apabila sel darah putih banyak, maka daya tahan penyakit dan tubuh badan boleh melawan virus. oleh itu, anda tidak mudah untuk dijangkiti dengan sembarang penyakit…
Read More »

Jumat, 23 November 2012

Tidur Siang Jangan Lebih 30 Menit


Tidur Siang Jangan Lebih 30 Menit


Banyak orang bilang tidur siang bikin gemuk. Padahal sampai sekarang peneliti belum menemukan hubungan kegemukan dengan tidur siang.

Sebenarnya yang perlu diperhatikan: tidur siang jangan melebihi 30 menit. Begitu saran Kristie Leong MD, dokter kesehatan keluarga dari Virginia dilansir HealthMad.

Tidur siang terlalu lama alias lebih 30 menit malah membuat Anda mengantuk sepanjang hari. Tubuh jadi tidak bergerak sehingga kalori yang di dalam tubuh jadi tidak terbakar.
Sebaliknya menurut Leong, tidur siang dalam durasi yang pendek (30 menit) justru memiliki banyak manfaat. Salah satunya menggantikan kurang tidur di malam hari bagi yang sering kerja lembur, meski kualitasnya tentu tidak sebaik tidur malam.

Tidur siang bukan berarti memperbanyak waktu tidur, yang penting jumlah keseluruhan tidur dalam satu hari masih dalam batas wajar, yaitu 6-7 jam sehari untuk orang dewasa.

Tidur siang dalam durasi pendek juga membantu menjaga kadar hormon stres atau kortisol, sehingga pikiran akan menjadi lebih segar setelah bangun. Dengan tingkat stres yang rendah justru baik untuk mencegah kenaikan berat badan.

Tidur siang yang tepat akan membuat sistem pencernaan mendapat suplai darah yang cukup dibandingkan saat beraktivitas.

Tapi tidur siang sebaiknya jangan dilakukan langsung sehabis makan siang tapi tunggu 1-2 jam. Tidur siang langsung setelah makan malah jadi penyakit seperti gangguan pencernaan termasuk refluks asam lambung (asam lambung naik ke tenggorokan).

Selain itu, orang-orang yang pekerjaannya menuntut kewaspadaan ekstra tinggi tidak disarankan tidur siang setelah makan. Tidur siang dengan perut kenyang sedikit banyak akan mengurangi tingkat kewaspadaan setelah bangun tidu
Read More »

Larangan Minum Berdiri



LARANGAN MINUM BERDIRI


Dalam hadist disebutkan “janganlah kamu minum sambil berdiri”. Dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup.

Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. Jika kita minum sambil berdiri. Air yang kita minum otomatis masuk tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika menuju kandung kemih itu terjadi pengendapan di saluran speanjang perjalanan (ureter). Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter inilah awal mula munculnya bencana.

Betul, penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang sungguh berbahaya. diduga diakibatkan karena Susah kencing, jelas hal ini berhubungan dengan saluran yang sedikit demi sedikit tersumbat tadi.
Dari Anas r.a. dari Nabi saw.: "Bahwa ia melarang seseorang untuk minum sambil berdiri". Qatadah berkata, "Kemudian kami bertanya kepada Anas tentang makan. Ia menjawab bahwa hal itu lebih buruk."

Pada saat duduk, apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lambat. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.
Adapun rasulullah saw pernah sekali minum sambil berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan. Ingat azas darurat!

Manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan dengan sempurna. Ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat terpenting pada saat makan dan minum.

Ketenangan ini hanya bisa dihasilkan pada saat duduk, di mana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minum dengan cara cepat.

Makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (vagal inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak.

Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.

Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokkan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.

Diriwayatkan ketika Rasulullah s.a.w. dirumah Aisyah r.a. sedang makan daging yang dikeringkan diatas talam sambil duduk bertekuk lutut, tiba-tiba masuk seorang perempuan yang keji mulut melihat Rasulullah s.a.w. duduk sedemikian itu lalu berkata: "Lihatlah orang itu duduk seperti budak." Maka dijawab oleh Rasulullah s.a.w.: "Saya seorang hamba, maka duduk seperti duduk budak dan makan seperti makan budak." Lalu Rasulullah s.a.w. mempersilakan wanita itu untuk makan. Adapun duduk bertelekan (bersandar kepada sesuatu) telah dilarang oleh Rasulullah sebagaimana sabdanya, "Sesungguhnya Aku tidak makan secara bertelekan" (HR Bukhari).
Read More »

Rahasia Hidup Sehat Rasulullah




Selama ini kita mengenal dua bentuk pengobatan. Pengobatan sebelum terjangkit penyakit / pencegahan ( At thib Al wiqo`i), dan pengobatan setelah terjangkit penyakit (at thib al `ilaji). Nah, dengan mencontoh pola makan Rasulullah, kita sebenarnya sedang menjalani terapi pencegahan penyakit dengan makanan. (attadawi bil ghidza`). Ini tentu jauh lebih baik daripada kita harus “berhubungan” dengan obat-obat kimia.

Dalam setiap aktifitas dan pola hidupnya, Rasulullah memang sudah disiapkan untuk menjadi contoh teladan bagi semua manusia., termasuk dalam hal pola makan. Ini bukan perkara remeh. Sebab salah satu faktor penting penunjang fisik prima Rasulullah adalah kecerdasan beliau dalam memilih menu makanan dan mengatur pola konsumsinya.

1. Hal pertama yang menjadi menu keseharian Rasulullah adalah udara segar di subuh hari.
Sudah umum di ketahui bahwa udara pagi kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain. Ini ternyata sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas seseorang dalam aktifitasnya selama sehari penuh. Maka tidak usah heran ketika kita tidak bangun di subuh hari, kita menjadi terasa begitu malas untuk beraktifitas.

2. Selanjutnya rasulullah menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan giginya.

3. Lepas Subuh, Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air yang dicampur dengan sesendok madu asli.
Khasiatnya luar biasa. Dalam Al qur`an, kata “syifa” / kesembuhan, yang dihasilkan oleh madu, diungkapkan dengan isim nakiroh, yang berarti umum, menyeluruh. Di tinjau dari ilmu kesehatan, madu befungsi membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus, menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan. Dalam istilah orang arab, madu dikenal dengan “al hafidz al amin”, karena bisa menyembuhkan luka bakar.

4. Masuk waktu dluha, Rasulullah selalu makan tujuh butir kurma ajwa`/matang.
Sabda beliau, barang siapa yang makan tujuh butir korma, maka akan terlindungi dari racun. Dan ini terbukti ketika seorang wanita yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah dalam sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar, racun yang tertelan oleh beliau kemudian bisa dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Bisyir ibnu al Barra`, salah seorang sahabat yang ikut makan racun tersebut, akhirnya meninggal. Tetapi Rasulullah selamat. Apa rahasianya? Tujuh butir kurma! Mengapa Tujuh? (Baca : misteri Di Balik Keistimewaan Angka 7)

Dalam sebuah penelitian di Mesir, penyakit kanker ternyata tidak menyebar ke daerah-daerah yang penduduknya banyak mengkonsumsi kurma. Belakangan terbukti bahwa kurma memiliki zat-zat yang bisa mematikan sel-sel kanker. Maka tidak perlu heran kalau Allah menyuruh Maryam ra, untuk makan kurma disaat kehamilannya. Sebab memang itu bagus untuk kesehatan janin.

Dahulu, Rasulullah selalu berbuka puasa dengan segelas susu dan korma, kemudian sholat maghrib. Kedua jenis makanan itu kaya dengan glukosa, sehingga langsung menggantikan zat-zat gula yang kering setelah seharian berpuasa. Glukosa itu suadah cukup mengenyangkan, sehingga setelah sholat maghrib, tidak akan berlebihan apabila bermaksud untuk makan lagi.

5. Menjelang sore hari, menu Rasulullah selanjutnya adalah cuka dan minyak zaitun.
Tentu saja bukan cuma cuka dan minyak zaitunnya saja, tetapi di konsumsi dengan makanan pokok, seperti roti misalnya. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang dan kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan memperlancar pencernaan. Ia juga berfungsi untuk menncegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.

Ada kisah menarik sehubungan dengan buah tin dan zaitun, yang Allah bersumpah dengan keduanya. Dalam alquran, kata “at tin” hanya ada satu kali, sedangkan kata “az zaytun” di ulang sampai tujuh kali. Seorang ahli kemudian melakukan penelitian, yang kesimpulannya, jika zat-zat yang terkandung dalam tin dan zaitun berkumpul dalam tubuh manusia dengan perbandingan 1:7, maka akan menghasilkan ”ahsni taqwim”, atau tubuh yang sempurna, sebagaimana tercantum dalam surat at tin. Subhanallah! Syaikh Ahmad Yasin adalah salah seorang yang rutin mengkonsumsi jenis makanan ini, sehingga wajarlah beliau tetap sehat, kuat dan begitu menggentarkan para yahudi, meskipun lumpuh sejak kecil. Kalau saja beliau tidak lumpuh, barangkali sudah habis para yahudi Israel itu.

6. Di malam hari, menu utama Rasulullah adalah sayur-sayuran.
Beberapa riwayat mengatakan, belaiau selalu mengkonsumsi sana al makki dan sanut. Anda kenal nama tersebut? Di mesir, kata Dr. Musthofa, keduanya mirip dengan sabbath dan ba`dunis. Masih tidak kenal juga? Dr. Musthofa kemudian menjelaskan, secara umum sayur-sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama, yaitu memperkuat daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit. Jadi, asalkan namanya sayuran, sepanjang itu halal, Insya Allah bergizi tinggi. Maka, para penggemar kangkung dan bayam tidak usah panik. Para pedagang tauge juga tidak perlu pindah haluan. OK?

Disamping menu wajib di atas, ada beberapa jenis makanan yang disukai Rasulullah tetapi beliau tidak rutin mengkonsumsinya. Diantaranya tsarid, yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak. Jadi ya kira-kira seperti bubur ayam begitulah. Kemudian beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu manis, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian beliau juga senang makan anggur dan hilbah.

Sekarang masuk pada tata cara mengkonsumsinya. Ini tidak kalah pentingnya dengan pemilihan menu. Sebab setinggi apapun gizinya, kalau pola konsumsinya tidak teratur, akan buruk juga akibatnya. Yang paling penting adalah menghindari isrof, atau berlebihan. Kata Rasulullah, “cukuplah bagi manusia itu beberapa suap makanan, kalaupun harus makan, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk air minumnya dan sepertiga lagi untuk nafasnya” (al hadis).

Ketika seseorang terlalu banyak makanannya, maka lambungnya akan penuh dan pernafasannya tidak bagus, sehingga zat-zat yang terkandung dalam makanan tersebut menjadi tidak berfungsi dengan baik. Imbasnya, kondisi fisik menjadi tidak prima, dan aktifitaspun tidak akan maksimal. Dr. Musthofa menekankan bahwa assyab`u ,yang berarti kenyang itu bukan al imtila`, atau memenuhi. Tetapi kenyang adalah tercukupinya tubuh oleh zat-zat yang dibutuhkannya, sesuai dengan proporsi dan ukurannya. Jadi ini penting; jangan kekenyangan!

Kemudian Rasulullah juga melarang untuk idkhol at thoam alatthoam, alias makan lagi sesudah kenyang. Suatu hari, di masa setelah wafatnya rasulullah, para sahabat mengunjungi Aisyah ra. Waktu itu daulah islamiyah sudah sedemikian luas dan makmur. Lalu, sambil menunggu Aisyah ra, para sahabat, yang sudah menjadi orang-orang kaya, saling bercerita tentang menu makanan mereka yang meningkat dan bermacam-macam. Aisyah ra, yang mendengar hal itu tiba-tiba menangis. “apa yang membuatmu menangis, wahai bunda?” tanya para sahabat.

Aisyah ra lalu menjawab, “dahulu Rasulullah tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan dua jenis makanan. Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti”. Dan penelitian membuktikan bahwa berkumpulnya berjenis-jenis makanan dalam perut telah melahirkan bermacam-macam penyakit. Maka sebaiknya jangan gampang tergoda untuk makan lagi, kalau sudah yakin bahwa anda sudah kenyang.

Yang selanjutnya , rasulullah tidak makan dua jenis makanan panas atau dua jenis makanan yang dingin secara bersamaan. Beliau juga tidak makan ikan dan daging dalam satu waktu dan juga tidak langsung tidur setelah makan malam, karena tidak baik bagi jantung. Beliau juga meminimalisir dalam mengkonsumsi daging, sebab terlalu banyak daging akan berakibat buruk pada persendian dan ginjal. Pesan Umar ra ” Jangan kau jadikan perutmu sebagai kuburan bagi hewan-hewan ternak!”.

Maha besar Allah Yang Telah mengutus seorang suri tauladan dari kalangan manusia, seandainya engkau mengutus dari kalangan malaikat niscaya, semakin keras bantahan manusia.

Read More »

Minggu, 11 November 2012

Prinsip-prinsip Bimbingan dan Konseling


PENDAHULUAN
Manusia adalah mahluk filosofis, artinya manusia mempunyai pengetahuan dan berpikir, manusia juga memiliki sifat yang unik, berbeda dengan mahluk lain dalam pekembanganya. Implikasi dari kergaman ini ialah bahwa individu memiliki kebebasan dan kemerdekaan untuk memilih dan megembangkan diri sesuai dengan keunikan ataua tiap – tiap pontensi tanpa menimbulkan konflik dengan lingkungannya. Dari sisi keunikan dan keragaman individu, maka diperlukanlah bimbingan untuk membantu setiap individu mencapai perkembangan yang sehat didalam lingkungannya ( Nur Ihsan, 2006 : 1)
Pada dasarnya bimbingan dan konseling juga merupakan upaya bantuan untuk menunjukan perkembangan manusia secara optimal baik secara kelompok maupun idividu sesuia dengan hakekat kemanusiannya dengan berbagai potensi, kelebihan dan kekurangan, kelemahan serta permaslahanya.
Adapun dalam dunia pendidikan, bimbingan dan konseling juga sangat dipelukan karena dengan adanya bimbingan dan konseling dapat mengantarkan peserta didik pada pencapai Standar dan kemampuan profesional dan Akademis, serta perkembangan dini yang sehat dan produktif dan didalam bimbinganya dan konseling selian ada pelayanan juga ada Prinsip – prinsipnya.
Prinsip bimbingan dan konseling menguraikan tentang pokok – pokok dasar pemikiran yang dijadikan pedoman program pelaksanaan atau aturan main yang harus di ikuti dalam pelaksanaan program pelayanan bimbingan dan dapat juga dijadikan sebagai seperangkat landasan praktis atau aturan main yang harus diikuti dalam pelaksanaan program pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Prayitno mengatakan bahwa prinsip merupakan hasil kajian teoritik dan telaah lapangan yang digunakan sebagai pedoman pelaksanaan sesuatu yang dimaksudkan. Jadi dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa prinsip–prinsip bimbingan dan konseling merupakan pemaduan hasil–hasil teori dan praktik yang dirumuskan dan dijadikan pedoman sekaligus dasar bagi penyelenggaraan pelayanan.
Dalam memberikan layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan, yang akan diuraikan dalam penjelasan berikutnya.

PEMBAHASAN
PRINSIP – PRINSIP BIMBINGAN DAN KONSELING

A. Pengertian Prinsip-prinsip Bimbingan dan Konseling
Prinsip yang berasal dari asal kata ” prinsipra” yang artinya permulaan dengan satu cara tertentu melahirkan hal –hal lain, yang keberadaanya tergantung dari pemula itu, prinsip ini merupakam hasil perpaduan antara kajian teoritik dan teori lapangan yang terarah yang digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan yang dimaksudkan.( Halaen,2002,: 63 )[1]
Prinsip bimbingan dan Konseling menguraikan tentang pokok-pokok dasar pemikiran yang dijadikan pedoman program pelaksanaan atau aturan main yang harus di ikuti dalam pelaksanaan program pelayanan bimbingan dan dapat juga dijadikan sebagai seperangkat landassan praktis atau aturan main yang harus diikuti dalam pelaksanaan program pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Prayitno mengatakan : ”Bahwa prinsip merupakan hasil kajian teoritik dan telaah lapangan yang digunakan sebagai pedoman pelaksanaan sesuatu, maksudnya adalah “prinsip – prinsip bimbingan dan konseling merupakan pemaduan dari hasil-hasil teori dan praktek yang dirumuskan dan dijadikan pedoman sekaligus dasar bagi peyelengaran pelayanan.

B. Prinsip – Prinsip Bimbingan Dan Konseling
Dalam pelayanan bimbingan dan konseling prinsip yang digunakan bersumber dari kajian filosofis hasil dari penelitian dan pengalaman praktis tentang hakikat manusia, perkembangan dan kehidupan manusia dalam konteks sosial budayanya, pengertian, tujuan, fungsi dan proses, penyelenggaraan bimbingan dan konseling.
Ada beberapa prinsip pelaksanaan bimbingan dan konseling diantaranya :

a. Bimbingan adalah suatu proses membantu individu agar mereka dapat membantu dirinya sendiri dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya.
b. Hendaknya bimbingan bertitik tolak (berfokus) pada individu yang dibimbing
c. Bimbingan diarahkan pada individu dan tiap individu memiliki karakteristik tersendiri.
d. Masalah yang dapat diselesaikan oleh tim pembimbing di lingkungan lembaga hendaknya diserahkan kepada ahli atau lembaga yang berwenang menyelesaikannya.
e. Bimbingan dimulai dengan identifikasi kebutuhan yang dirasakan oleh individu yang akan dibimbing.
f. Bimbingan harus luwes dan fleksibel sesuai dengan kebutuhan individu dan masyarakat.
g. Program bimbingan di lingkungan lembaga pendidikan tertentu harus sesuai dengan program pendidikan pada lembaga yang bersangkutan.
h. Hendaknya pelaksanaan program bimbingan dikelola oleh orang yang memiliki keahlian dalam bidang bimbingan, dapat bekerja sama dan menggunakan sumber-sumber yang relevan yang berada di dalam ataupun di luar lembaga penyelenggara pendidikan.
i. Hendaknya melaksanakan program bimbingan di evaluasi untuk mengetahui hasil dan pelaksanaan program (Nur Ihsan, 2006 : 9)

Rumusan prinsip-prinsip bimbingan dan konseling pada umumnya ialah berkenaan dengan sasaran pelayanan, masalah klien, tujuan dan proses penanganan masalah, program pelayanan, penyelenggaraan pelayanan.

Di antara prinsip-prinsip tersebut adalah :

1. Prinsip-Prinsip Berkenaan Dengan Sasaran Pelayanan.

Sasaran pelayanan bimbingan dan konseling adalah individu-individu baik secara perorangan maupun kelompok yang menjadi sasaran pelayanan pada umumnya adalah perkembangan dan perkehidupan individu, namun secara lebih nyata dan langsung adalah sikap dan tingkah lakunya yang dipengaruhi oleh aspek-aspek kepribadian dan kondisi sendiri, serta kondisi lingkungannya, sikap dan tingkah laku dalam perkembangan dan kehidupannya. prinsip-prinsip bimbingan dan konseling sebagai berikut :
a. BK melayani semua individu tanpa memandang umur, jenis kelamin, suku, agama dan status sosial ekonomi.
b. BK berurusan dengan pribadi dan tingkah laku individu yang unik dan dinamis.
c. BK memperhatikan sepenuhnya tahap-tahap dan berbagai apek perkembangan individu.
d. BK memberikan perhatian utama kepada perbedaan individual yang menjadi orientasi pokok pelayanannya.[2]
e. Bimbingan dan konseling menekankan hal yang positif dalam kenyataan masih ada individu yang memiliki persepsi yang negatif terhadap bimbingan dan konseling, karena BK dipandang sebagai satu cara yang menekan aspirasi.
Sangat berbeda jauh dengan pandangan tersebut, BK sebenarnya merupakan proses bantuan yang menekankan kekuatan dan kesuksesan, karna BK merupakan cara untuk membangun pandangan positif terhadap diri sendiri, memberikan dorongan dan peluang untuk berkembang.[3]

2. Prinsip-Prinsip Berkenaan Dengan Masalah Individu.
Berbagai faktor yang mempengaruhi perkembangan dan kehidupan individu tidaklah selalu positif, namun faktor-faktor negatif pasti ada yang berpengaruh dan dapat menimbulkan hambatan-hambatan terhadap kelangsungan perkembangan dan kehidupan individu yang berupa masalah. Pelayanan BK hanya mampu menangani masalah klien secara terbatas yang berkenaan dengan :
BK berurusan dengan hal-hal yang menyangkut pengaruh kondisi mental atau fisik individu terhadap penyesuaian dirinya dirumah, disekolah serta dalam kaitannya dengan kontak sosial dan pekerjaan, dan sebaliknya pengaruh lingkungan terhadap kondisi mental dan fisik individu.
Kesenjangan sosial, ekonomi dan kebudayaan merupakan faktor timbulnya masalah pada invidu yang kesemuanya menjadi perhatian utama pelayanan BK.

3. Prinsip-Prinsip Berkenaan Dengan Program Pelayanan.
Adapun prinsip-prinsip yang berkenaan dengan pelayanan layanan BK itu adalah sebgaai berikut :
a. BK merupakan bagian integrasi dari proses pendidikan dan pengembangan, oleh karena itu BK harus diselaraskan dan dipadukan dengan program pendidikan serta pengembangan peserta didik.
b. Program BK harus fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan individu, masyarakat dan kondisi lembaga.
c. Program bimbingan dan konseling disusun secara berkelanjutan dari jenjang pendidikan terendah sampai tertinggi.

4. Prinsip-Prinsip Berkenaan Dengan Pelaksanaan Pelayanan
Pelaksanaan pelayanan BK baik yang bersifat insidental maupun terprogram, dimulai dengan pemahaman tentang tujuan layanan, dan tujuan ini akan diwujudkan melalui proses tertentu yang dilaksanakan oleh tenaga ahli dalam bidangnya, yaitu konselor profesional.
Prinsip-prinsip yang berkenaan dengan hal tersebut adalah :
a. BK harus diarahkan untuk pengembangan individu yang akhirnya mampu membimbing diri sendiri dalm menghadapi permasalahannya.
b. Dalam proses BK keputusan yang diambil dan akan dilakukan oleh individu hendaknya atas kemauan individu itu sendiri bukan karena kemauan atau desakan dari pihak lain.
c. Permasalahan individu harus ditangani oleh tenaga ahli dalam bidang yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi.
d. Kerja sama antara guru pembimbing, guru-guru lain dan orang tua anak amat menentukan hasil pelayanan bimbingan.
e. Pengembangan program pelayanan BK ditempuh melalui pemanfaatan yang maksimal dari hasil pengukuran dan penilaian terhadap individu yang terlibat dalam proses pelayanan dan program bimbingan dan konseling itu sendiri (Hanen, 2002).[4]

5. Prinsip-prinsip bimbingan dan konseling disekolah
Sekolah merupakan lembaga yang wajah dan sosoknya sangat jelas. Di sekolah pelayanan bimbingan dan konseling diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dengan amat baik mengingat sekolah merupakan lahan yang secara potensial sangat subur, sekolah memiliki kondisi dasar yang justru menuntut adanya pelayanan ini pada kadar yang tinggi. Pelayanan BK secara resmi memang ada disekolah, tetapi keberadaannya belum seperti dikehendaki. Dalam kaitan ini Belkin (dalam Prayitno 1994) menegaskan enam prinsip untuk menumbuh kembangkan pelayanan BK disekolah.


KESIMPULAN
Prinsip-prinsip BK merupakan pemanduan hasil-hasil teori dan praktek yang dirumuskan dan dijadikan pedoman dan dasar bagi penyelenggaraan pelayanan.
1. Prinsip-prinsip yang berkenaan dengan sasaran layanan :
a. Bimbingan dan konseling melayani semua individu tanpa memandang umur jenis kelamin, suku, agama dan status sosial ekonomi.
b. Bimbingan dan konseling berurusan dengan pribadi dan tingkah laku individu dan memperhatikan tahap-tahap atau berbagai aspek perkembangan individu, serta memberikan perhatian utama kepada perbedaan invidual yang menjadi orientasi pokok pelayanan.
2. Prinsip yang berkenaan dengan permasalahan individu
a. Bimbingan dan konseling berurusan dengan hal-hal yang menyangkut pengaruh kondisi mental atau fisus individu terhadap penyesuaian dirinya dirumah maupun disekolah, dan yang menjadi faktor timbulnya masalah pada individu adalah kesenjangan sosial, ekonomi dan kebudayaan.
3. Prinsip-prinsip yang berkenaan dengan program pelayanan
a. Bimbingan dan konseling merupakan bagian integral dari upaya pendidikan dan pengembangan individu;
b. Program bimbingan dan konseling harus fleksibel disesuaikan dngan kebutuhan individu, masyarakat dan kondisi lembaga serta disusun secara berkelanjutan dari jenjang pendidikan terendah sampai tertinggi.
4. Prinsip-prinsip yang berkenaan dengan tujuan pelaksanaan pelayanan
a. Bimbingan dan konseling harus diarahkan untuk mengembangkan invidu sehingga keputusan yang diambil dan akan dilakukan oleh individu hendaknya atas kemauan individu itu sendiri.
b. Permasalahan individu harus ditangani oleh tenaga ahli dalam bidang yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi.
Prinsip BK disekolah menegaskan bahwa penegakan dan penumbuh kembangan pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah hanya dilakukan oleh konselor profesional memiliki komitmen dan keterampilan untuk membantu siswa dengan segenap variasinya disekolah, dan mampu bekerja sama serta membina hubungan yang harmonis-dinamis dengan kepala sekolah.

DAFTAR PUSTAKA
1. Anas Salahuddin,Bimbingan dan Konseling. 2010 .Bandung:Pustaka Setia.
2. Hallen, Bimbingan dan Konseling.
3. Abu Bakar M Luddin, Dasar-Dasar Konseling(Bandung, Cita Pustaka Media Perintis 2010).

[1] Anas Salahuddin,Bimbingan dan Konseling.(Bandung:Pustaka Setia, 2010) hal.43
[2] Hallen, Bimbingan dan Konseling. Hal 64
[3] Abu Bakar M Luddin, Dasar-Dasar Konseling(Bandung, Cita Pustaka Media Perintis 2010). Hal 33
[4] ibid
Read More »

Pengembangan Program Pembelajaran PAI


PENDAHULUAN

Pengembangan program pembelajaran PAI  saat ini dikembangkan kepada:
  1. Program Tahunan
  2. Program semesteran
  3. Silabus pembelajaran
  4. Rancangan Program Pembelajaran
Keempat komponen diatas diperuntukkan untuk melakukan planning terhadap mata pelajaran, seorang guru yang baik adalah guru yang mempersiapkan segala kebutuhan yang berkaitan dengan proses belajar mengajar baik itu mata pelajaran yang diberikan atau media-media yang dipakai ketika proses belajar mengajar berlangsung, untuk mencapai tujuan atau kompetensi dasar yang telah ditentukan, Dasar pengembangan pembelajaran merupakan desain pembelajaran atau tahun 1975 istilahnya disebut sebagai Prosedur Pengembangan Sistem Pembelajaran (PPSI). Sebagai suatu prosedur, desain pembelajaran dapat diartikan sebagai langkah yang sistematis untuk menyusun rencana atau persiapan pembelajaran dan bahan pembelajaran. Produk dari desain pembelajaran adalah berupa persiapan pembelajaran, silabus, modul, bahan tutorial dan bentuk saran pedagogis lainnya.
Proses pengembangan perencanaan pembelajaran terkait erat dengn unsur-unsur dasar kurikulum yaitu tujuan materi pelajaran, pengalaman belajar dan penilaian hasil belajar.
Pada makalah ini saya akan menjelaskan tentang empat komponen diatas dan apa yang harus dilakukan oleh seorang guru dalam mengembangkan program pembelajaran.

PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN PAI

Sebelum membahas tentang pemograman kurikulum kedalam program tahunan, program semester, silabus pembelajaran, rancangan program pembelajaran, akan lebih baik lagi jika kita mengetahui apa pengertian dari  “pengembangan program pembelajaran”
• Pengertian Pengembangan
Pengembangan adalah suatu kegiatan yang menghasilkan sesuatu alat atau cara merevisi sesuatu yang telah ada menjadi baik. Selama kegiatan itu dilaksanakan dengan maksud mengadakan penyempurnaan yang akhirnya alat atau cara tersebut dipandang cukup bagus untuk digunakan seterusnya maka berakhirlah kegiatan pengembangan.
• Pengertian Program
Program diasumsikan sebagai rancangan kegiatan selama satu periode atau satu tahun. Menurut kamus besar bahasa Indonesia program adalah rancangan mengenai asas-asas serta usaha-usaha yang akan dijalankan.
• Pengertian Pembelajaran
Pembelajaran pada hakekatnya adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya, sehingga terjadi perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Dalam interaksi tersebut banyak sekali faktor yang mempengaruhinya, baik faktor internal yang datang dari dalam diri individu, maupun faktor eksternal yang datang dari lingkungan.
Dalam pembelajaran, tugas guru yang paling utama adalah mengkondisikan lingkungan agar menunjang terjadinya perubahan perilaku bagi peserta didik. Umumnya pelaksanaan pembelajaran mencakup tiga hal : pre tes, proses, dan post tes.

  1. Program Tahunan. (Contoh Terlampir)
Perencanaan ini berfungsi sebagai rencana jangka panjang (general long-rang planning) untuk sekolah. Disusun berdasarkan kurikulum yang memberikan bahan-bahan tentang pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan bagi murid pada setiap kelas/tingkat. Setiap Kurikulum berisikan pokok-pokok pelajaran. Kalau kurikulum belum teruraikan maka sebaiknya guru berusaha membuat uraiannya dalam bentuk suatu rencana tahunan, untuk setiap mata pelajaran.
Program tahunan merupakan bagian dari program pengajaran. Program tahunan memuat alokasi untuk setiap pokok bahasan dalam satu tahun pelajaran.
Program tahunan adalah rencana penetapan alokasi waktu satu tahun untuk mencapai tujuan (SK dan KD) yang telah ditetapkan. penetapan alokasi waktu diperlukan agar seluruh kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum seluruhnya dapat dicapai oleh siswa. penentuan alokasi waktu ditentukan pada jumlah jam pelajaran sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku serta keluasan materi yang harus dikuasai oleh siswa
Program Tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas, berisi tentang garis-garis besar yang hendak dicapai dalam satu tahun dan dikembangkan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan program ini perlu dipersiapkan dan dikembangkan oleh guru sebelum tahun pelajaran dimulai, karena merupakan pedoman bagi pengembangan program-progran berikutnya, yakni program semester, mingguan dan harian serta pembuatan silabus dan sistem penilaian komponen-komponen program tahunan meliputi identifikasi(satuan pendidikan, mata pelajaran, tahun pelajaran) standart kompetensi, kompetensi dasar, alokasi waktu dan keterangan.[1]
Langkah-langkah yang ditempuh ialah:
a.       Menentukan tujuan dari pelajaran tersebut
b.      Menyusun skop pembelajaran berdasarkan tujuan yang akan dicapai.
c.       Mengorganisasikan isi pelajaran dalam bentuk  masalah-masalah atau unit-unit atau unit minat siswa.
d.      Menentukan metode mengajar untuk setiap pokok unit.
Jadi setiap langkah-langkah yang diambil harus mempertimbangkan kebutuhan, minat, abilitas murid-murid yang diajarkan, karena jika itu semuanya sudah sesuai maka tujuan yang diplanningkan dari awal akan segera terwujud.
  1. Program Semester. (Contoh Terlampir)
Program semester ialah program yang berisikan garis-garis mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam satu semester. Program semester ini merupakan penjabaran dari program tahunan.
Pada umumnya komponen-komponen program semester ini yaitu: identifikasi (satuan pendidikan, mata pelajaran, semester, tahun pelajaran), bulan, standar kompetensi dan materi pokok yang hendak disampaikan, waktu yang direncanakan dan keterangan-keterangan.

  1.  Silabus Pembelajaran. (Contoh Terlampir)
  1.  Pengertian Silabus
Istilah silabus dapat didefinisikan sebagai “garis besar, ringkasan, ihktisar, atau pokok-pokok isi atau materi pelajaran” ( Salim, 1987:98). Silabus merupakan seperangkat rencana serta pengaturan pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang disusun secara sistematis memuat kompenen-komponen yang saling berkaitan untuk mencapai penguasaan kompetensi dasar (Yulaelawati, 2004:123).
  1. Isi Silabus
Hubungan kurikulum dengan pengajaran dalam bentuk lain ialah dokumen kurikulum yang biasanya disebut silabus yang sifatnya lebih terbatas daripada pedoman kurikulum. Sebagaimana dikemukakan oleh oleh Mulyani sumantri (1988: 997) bahwa dalam silabus hanya tercakup bidang studi atau mata pelajaran yang harus diajarkan selama waktu setahun atau satu semester. Pada umumnya suatu silabus paling sedikit harus mencakup unsur-unsur:
a.       Kompetensi Dasar
b.      Materi Pembelajaran
c.       Kegiatan Pembelajaran
d.      Indikator Pencapaian Kompetensi
e.       Penilaian: 1. Tekhnik Penilaian, 2. Bentuk Instrumen, 3. Contoh Instrumen.
f.       Alokasi Waktu
g.      Sumber Belajar.
Silabus bermanfaat sebagai pedoman dalam pengembangan pembelajaran, seperti pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pengembangan sistem penilaian.
  1.  Prinsip pengembangan silabus
Silabus merupakan salah satu produk pengembangan kurikulum dan pengembangan yang berisikan garis-garis besar materi pembelajaran. Beberapa prinsip yang mendasari pengembangan silabus antara lain:  ilmiah, memperhatikan perkembangan dan kebutuhan siswa, sistematis, relevansi, konsisten, dan kecukupan.
  1.  Langkah-langkah Pengembangan Silabus
Secara umum proses pengembangan silabus berbasis kompetensi terdiri atas tujuh langkah utama sebagaimana tercantum dalam buku pegembangan umum pengembangan silabus (Depdiknas, 2004) yaitu:
Penulisan identitas mata pelajaran
  1. Perumusan standar kompetensi
  2. Penentuan kompetensi dasar
  3. Menentukan materi pokok dan urainnya
  4. Penentuan pengalaman belajara
  5. Penentuan alokasi waktu
  6. Penentuan sumber bahan
Standar kompetensi, kompetensi dasar dan materi pokok, sudah disiapkan oleh pemerintah. Oleh karena itu tugas guru adalah mengembangkan setiap kompetensi dasar tersebut dengan jalan menetukan materi pokok, pengalaman belajar, alokasi waktu dan sumber bahan. Untuk implementasikan di kelas, silabus perlu dijabarkan lagi ke dalam bentuk persiapan mengajar, baik dalam bentuk sampel maupun rencana pembelajaran.

  1. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). (Contoh Terlampir)
  1. Pengertian Perencanaan
  1. Menurut Anderson (1989:47), perencanaan adalah pandangan masa depan dan menciptakan kerangka kerja untuk mengarahkan tindakan seseorang dimasa depan[2]
  2. Johnson (1978) bahwa perencanaaan adalah suatu proses yang mana sistem menyesuaikan berbagai sumber daya yang ada untuk mengubah lingkungan dan kekuatan internal
  3. Dick dan Reiser (1989:3) menjelaskan bahwa rencana pengajaran terdiri dari sejumlah komponen yang jika dipadukan memberikan garis besar  atau panduan bagi penyampaian pengajaran efektif kepada para pengajar.
RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam mencapai KD. Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif,inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang  cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Rencana pembelajaran pada hakekatnya merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan atau memproyeksikan tentang apa yang akan dilakukan. Perencanaan perlu dilakukan untuk mengkoordinasikan komponen pembelajaran yakni: kompetensi dasar, materi standar, indikator, dan penilaian.
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran merupakan implementasi dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Pelaksanaan kegiatan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Untuk pengembangan pembelajaran PAI pun harus mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Identitas Mata Pelajaran: 1. Nama Sekolah, 2. Mata Pelajaran, 3. Kelas/Semester, 4. Alokasi Waktu
  2. Standar Kompetensi
  3. Kompetensi Dasar
  4. Indikator
  5. Tujuan Pembelajaran
  6. Materi Ajar
  7. Metode Pembelajaran
  8. Langkah-langkah Pembelajaran: 1. Eksplorasi, 2. Elaborasi, Konfirmasi
  9. Alat/Sumber Pelajaran
  10. Penilaian
  11. Tertanda. (yang mengetahui dari kepala sekolah dan guru yang bersangkutan)
  1. Mengapa diperlukan perencanaan pembelajaran.
Nana Sujana (1989:100) menggambarkan tahapan untuk mendisain pembelajaran.[3]

Rounded Rectangle: KEGIATAN PENGAJARAN
Rounded Rectangle: KURIKULUM


Johnson dkk (1978:51) menegaskan: Tanpa perencanaan, sebuah sistem tak dapat berubah dan tidak dapat menyesuaikan diri dengan kekuatan-kekuatan lingkungan yang berbeda. Karena perencanaan merupakan rancangan sistem yang harus memberikan pertimbangan pada tujuan yang menyeluruh.
Menurut Anderson ada beberapa alasan pentingnya rencana bagi guru yaitu:
a.       Perencanaan dapat mengurangi kecemasan dan ketidakpastian
b.      Perencanaan memberikan pengalaman pembelajaran bagi guru
c.       Perencanaan membolehkan para guru untuk mengakomodasi perbedaan individu diantara murid
d.      Perencanaan memberikan struktur dan arah untuk pembelajaran. Tegasnya, perencanaan memang sangat diperlukan oleh guru.
Menurut penulis, perencanaan pembelajaran itu ibarat peta petunjuk jalan untuk mengantarkan seseorang mencapai tempat yang ia tuju, jika peta tersebut hilang atau tidak ada maka untuk mencapai tempat tersebut ia bahkan bisa tersesat karena tidak ada panduan jalan.

Perbedaan Silabus dan RPP
Silabus
RPP
Silabus merupakan tahapan sistematis rencana materi setiap kali pertemuan dalam satu semester.
RPP merupakan rancangan pembelajaran mata pelajaran per unit yang akan diterapkan guru dalam pembelajaran di kelas. 
Bersisi Pokok-Pokok materi yang akan diajarkan, sub pokok materi pembelajaran, tujuan umum dan khusus materi pembelajaran, media pembelajaran seperti OHP atau projector, diskusi, tugas akhir pembelajaran dan referensi yang digunakan dalam pembelajaran.
Berisi komponen-komponen sebagai berikut:
(1) Standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator pencapaian hasil belajar.
(2) Tujuan pembelajaran.
(3) Materi pembelajaran.
(4) Pendekatan dan metode pembelajaran.
(5) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran.
(6) Alat dan sumber belajar.
(7) Evaluasi pembelajaran.
Kerangka silabus mengacu kepada sistematis yang digambarkan dalam suatu bagan tertentu.
Kerangka RPP mengacu kepada ringkasan materi ajar yang akan diterapkan dalam pembelajaran dengan metode-metode tertentu.
Acuan pokok untuk membuat RPP.
Acuan pelaksanaan pembelajaran.
Rangkuman materi ajar satu pelajaran yang berisi bab-bab selama satu semester
Rangkuman materi ajar satu bab yang berisi satu bab atau sub bab-sub bab materi ajar selama satu atau beberapa kali pertemuan

Persamaan Silabus dan RPP:
1.     Merupakan pegangan guru dalam rangka pengajaran materi di sekolah.
2.     Berisi materi-materi yang diprogramkan dalam kurikulum satuan pendididkan.
3.     Langkah-langkah yang akan diterapkan dalam pengajaran.

Perbedaan Promes dan Prota:
Promes
Prota
Program pengajaran yang dilakukan dalam satu semester dan bila berakhir satu semester maka membuat program lagi.
Program pengajaran yang dilakukan dalam 2 semesteratau satu tahun ajaran dan bila berakhir tahun pelajaran tersebut maka baru membuat program lagi.
Dievaluasi tiap satu semester sekali.
Dievaluasi tiap satu tahun ajaran.
Suatu program  guru untuk melaksanakan program pengajaran dengan terperinci tentang apa yang akan disampaikan dalam satu semester.
Suatu program  guru untuk melaksanakan program pengajaran dengan terperinci tentang apa yang akan disampaikan dalam setahun ajaran yang akan dilaksanakan.
Promes adalah rencana jangka pendek dengan evaluasi yang lebih detail.
Prota adalah rencana jangka panjang dengan evaluasi secara garis besar dengan acuan satu tahun ajaran.


KESIMPULAN
  1. Pengembangan program pembelajaran PAI  saat ini dikembangkan kepada:
a.       Program Tahunan
b.      Program semesteran
c.       Silabus pembelajaran
d.      Rancangan Program Pembelajaran
  1. Program tahunan merupakan bagian dari program pengajaran. Program tahunan memuat alokasi untuk setiap pokok bahasan dalam satu tahun pelajaran untuk mencapai tujuan (SK dan KD) yang telah ditetapkan.
  2. Program semester ialah program yang berisikan garis-garis mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam satu semester. Program semester ini merupakan penjabaran dari program tahunan.
  3. Istilah silabus dapat didefinisikan sebagai “garis besar, ringkasan, ihktisar, atau pokok-pokok isi atau materi pelajaran” ( Salim, 1987:98). Silabus merupakan seperangkat rencana serta pengaturan pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang disusun secara sistematis memuat kompenen-komponen yang saling berkaitan untuk mencapai penguasaan kompetensi dasar (Yulaelawati, 2004:123).
  4. Menurut Anderson (1989:47), perencanaan adalah pandangan masa depan dan menciptakan kerangka kerja untuk mengarahkan tindakan seseorang dimasa depan.





DAFTAR PUSTAKA

  1. http://jujurlahselalu.blogspot.com/2012/04/metodologi-pembelajaran-pai.html
  2. Syafaruddin-irwan Nasution,2005,Manajemen Pembelajaran,cet I, Quantum Teaching, Ciputat.
  3. Syafaruddin Nurdin. 2005. Guru Profesional dan Implementasi Kurikulum. Quantum Teaching. Ciputat.
  4. Perangkat pembelajaran (Program Tahunan, Program Semester, Silabus, RPP) guru Aqidah Akhlak dan Guru Bahasa Indonesia SMP/DMP Diniyyah Puteri.






[2][2] Syafaruddin-irwan Nasution,2005,Manajemen Pembelajaran,cet I, Quantum Teaching, Ciputat, hal. 91
[3] Syafaruddin Nurdin. 2005. Guru Profesional dan Implementasi Kurikulum. Quantum Teaching. Ciputat. Hal. 82
Read More »