Blogroll

Minggu, 16 September 2012

Syarat-Syarat Pemimpin

Syarat-syarat pemimpin dalam Islam Menurut Almawardi adalah:

1. 'adalah (adil) tidak mengerjakan dosa kecil atau dosa besar dan tidak pernah terdengar kata-kata negatif darinya baik itu dari masa lalunya
2. mempunyai ilmu pengetahuan yang dapat melakukan ijtihat untuk menghadapi kejadian yang timbu
3. panca indra lengkap dan sehat
4. visi pemikirannya baik sehingga ia dapat mewujudkan
5. keberanian baik dalam pemeliharaan rakyat atau pembelaan terhadap negara
keturunan quraisy. dalam hal ini banyak perbedaan pendapat apakah memang keturunan darah atau istilah yang mana keturunan quraisy itu memang dianggap mempunyai kelebihan.
menurut saya yang dimaksud keturunan quraisy disini adalah bukan keturunan darah tetapi ia mempunyai kelebihan yang dimiliki oleh orang-orang quraisy seperti keberanian

Kewajiban pemimpin:
  1. menjaga agama
  2. menjalankan hukum agar hukumm itu tgak dan terlaksana
  3. menjaga keamanan
  4. menjaga wilayah dan eksistensi negara
  5. berjihad melawan pihak yang menentang islam
  6. menarik fai'ie dan memungut zakat. fai'ie sama dengan pajak biasanya diambil dari orang-orang non muslim yang tinggal ni negara islam (karena ia dilindungi oleh orang islam dan dijaga harta )
  7. menentukan gaji dan bagian untuk rakyat
  8. mengangkat orang yang berbakat dan berkopenten
Read More »

Jumat, 27 Juli 2012

Ibuku Seorang Pembohong?

Ibuku Seorang Pembohong ?

Sukar untuk orang lain percaya,tapi itulah yang terjadi, ibu saya memang seorang pembohong!! Sepanjang ingatan saya sekurang-kurangnya 8 kali ibu membohongi saya. Saya perlu catatkan segala pembohongan itu untuk dijadikan renungan anda sekalian.
Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba kekurangan.

PEMBOHONGAN IBU YANG PERTAMA.
Kami sering kelaparan. Adakalanya, selama beberapa hari kami terpaksa makan ikan asin satu keluarga. Sebagai anak yang masih kecil, saya sering merengut. Saya menangis, ingin nasi dan lauk yang banyak. Tapi ibu pintar berbohong. Ketika makan, ibu sering membagikan nasinya untuk saya. Sambil memindahkan nasi ke mangkuk saya, ibu berkata : "Makanlah nak ibu tak lapar."

PEMBOHONGAN IBU YANG KEDUA.
Ketika saya mulai besar, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di sungai sebelah rumah. Ibu berharap dari ikan hasil pancingan itu dapat memberikan sedikit makanan untuk membesarkan kami. Pulang dari memancing, ibu memasak ikan segar yang mengundang selera. Sewaktu saya memakan ikan itu, ibu duduk disamping kami dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang bekas sisa ikan yang saya makan tadi.
Saya sedih melihat ibu seperti itu. Hati saya tersentuh lalu memberikan ikan yg belum saya makan kepada ibu. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya. Ibu berkata : "Makanlah nak, ibu tak suka makan ikan."

PEMBOHONGAN IBU YANG KETIGA.
Di awal remaja, saya masuk sekolah menengah. Ibu biasa membuat kue untuk dijual sebagai tambahan uang saku saya dan abang. Suatu saat, pada dinihari lebih kurang pukul 1.30 pagi saya terjaga dari tidur. Saya melihat ibu membuat kue dengan ditemani lilin di hadapannya. Beberapa kali saya melihat kepala ibu terangguk karena ngantuk. Saya berkata : "Ibu, tidurlah, esok pagi ibu kan pergi ke kebun pula." Ibu tersenyum dan berkata : "Cepatlah tidur nak, ibu belum ngantuk."

PEMBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT.
Di akhir masa ujian sekolah saya, ibu tidak pergi berjualan kue seperti biasa supaya dapat menemani saya pergi ke sekolah untuk turut menyemangati.
Ketika hari sudah siang, terik panas matahari mulai menyinari, ibu terus sabar menunggu saya di luar. Ibu seringkali saja tersenyum dan mulutnya komat-kamit berdoa kepada Illahi agar saya lulus ujian dengan cemerlang. Ketika lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, ibu dengan segera menyambut saya dan menuangkan kopi yang sudah disiapkan dalam botol yang dibawanya. Kopi yang kental itu tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang ibu yang jauh lebih kental. Melihat tubuh ibu yang dibasahi peluh, saya segera memberikan cawan saya itu kepada ibu dan menyuruhnya minum. Tapi ibu cepat-cepat menolaknya dan berkata : "Minumlah nak, ibu tak haus!!"

PEMBOHONGAN IBU YANG KELIMA.
Setelah ayah meninggal karena sakit, selepas saya baru beberapa bulan dilahirkan, ibulah yang mengambil tugas sebagai ayah kepada kami sekeluarga. Ibu bekerja memetik cengkeh di kebun, membuat sapu lidi dan menjual kue-kue agar kami tidak kelaparan. Tapi apalah daya seorang ibu. Kehidupan keluarga kami semakin susah dan susah. Melihat keadaan keluarga yang semakin parah, seorang tetangga yang baik hati dan tinggal bersebelahan dengan kami, datang untuk membantu ibu. Anehnya, ibu menolak bantuan itu... Para tetangga sering kali menasihati ibu supaya menikah lagi agar ada seorang lelaki yang menjaga dan mencarikan nafkah untuk kami sekeluarga.. Tetapi ibu yang keras hatinya tidak mengindahkan nasihat mereka. Ibu berkata : "Saya tidak perlu cinta dan saya tidak perlu laki-laki."

PEMBOHONGAN IBU YANG KEENAM.
Setelah kakak-kakak saya tamat sekolah dan mulai bekerja, ibu pun sudah tua.
Kakak-kakak saya menyuruh ibu supaya istirahat saja di rumah. Tidak lagi bersusah payah untuk mencari uang.
Tetapi ibu tidak mau. Ibu rela pergi ke pasar setiap pagi menjual sedikit sayur untuk memenuhi keperluan hidupnya. Kakak dan abang yang bekerja jauh di kota besar sering mengirimkan uang untuk membantu memenuhi keperluan ibu, pun begitu ibu tetap berkeras tidak mau menerima uang tersebut. Malah ibu mengirim balik uang itu, dan ibu berkata : "Jangan susah-susah, ibu ada uang."

PEMBOHONGAN IBU YANG KETUJUH.
Setelah lulus kuliah, saya melanjutkan lagi untuk mengejar gelar sarjana di luar Negeri. Kebutuhan saya di sana dibiayai sepenuhnya oleh sebuah perusahaan besar. Gelar sarjana itu saya sudahi dengan cemerlang, kemudian saya pun bekerja dengan perusahaan yang telah membiayai sekolah saya di luar negeri. Dengan gaji yang agak lumayan, saya berniat membawa ibu untuk menikmati penghujung hidupnya bersama saya di luar negari. Menurut hemat saya, ibu sudah puas bersusah payah untuk kami. Hampir seluruh hidupnya habis dengan penderitaan, pantaslah kalau hari-hari tuanya ibu habiskan dengan keceriaan dan keindahan pula. Tetapi ibu yang baik hati, menolak ajakan saya. Ibu tidak mau menyusahkan anaknya ini dengan berkata ; "Tak usahlah nak, ibu tak bisa
tinggal di negara orang."

PEMBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.
Beberapa tahun berlalu, ibu semakin tua. Suatu malam saya menerima berita ibu diserang penyakit kanker di leher, yang akarnya telah menjalar kemana-mana. Ibu mesti dioperasi secepat mungkin. Saya yang ketika itu berada jauh diseberang samudera segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Saya melihat ibu terbaring lemah di rumah sakit, setelah menjalani pembedahan. Ibu yang kelihatan sangat tua, menatap wajah saya dengan penuh kerinduan. Ibu menghadiahkan saya sebuah senyuman biarpun agak kaku karena terpaksa menahan sakit yang menjalari setiap inci tubuhnya. Saya dapat melihat dengan jelas betapa kejamnya penyakit itu telah menggerogoti tubuh ibu, sehingga ibu menjadi terlalu lemah dan kurus. Saya menatap wajah ibu sambil berlinangan air mata. Saya cium tangan ibu kemudian saya kecup pula pipi dan dahinya. Di saat itu hati saya terlalu pedih, sakit sekali melihat ibu dalam keadaan seperti ini. Tetapi ibu tetap tersenyum dan berkata : "Jangan menangis nak, ibu tak sakit."

Setelah mengucapkan pembohongan yang kedelapan itu, ibunda tercinta menutup matanya untuk terakhir kali. Dibalik kebohongannya, tersimpan cintanya yang begitu besar bagi anak2nya.
Read More »

Minggu, 22 Juli 2012

Kata-kata Inspirasi


Lari dari masalah itu biasa, hanya seorang pemenang berani menghadapi masalah layaknya peselancar yang menikmati datangnya gulungan ombak..

Bila perkataan merupakan sebuah doa yang dipanjatkan berulang-ulang, semua orang pasti memperkatakan hal-hal positif bagi dirinya sendiri dan orang lain..

Bila kamu memiliki keinginan, pastikan bahwa kamu telah memantaskan dirimu untuk menerimanya..
Meski godaan datang, kesetiaan akan tetap bertahan..

Kamu tidak dapat kembali ke masa lalu atau berlari ke masa depan, nikmatilah hari ini..

Bermimpi itu mudah, tapi untuk mewujudkannya dibutuhkan usaha dan mental baja..

Alam akan membantu mewujudkan setiap mimpi dan cita-cita.. jika seseorang juga meletakkan mimpi dan harapan orang-orang sekitarnya dalam mimpinya.. bukan sekedar mimpinya sendiri.. remember, God always loves everyone, not just you..

Cinta mampu membuatmu berkembang dan melakukan hal-hal diluar kemampuan..

Tanpa ujian tidak akan ada tawa kemenangan..

Mudah bagi seseorang yang siap untuk menjadi juara daripada seseorang yang baru dipersiapkan untuk menjadi juara..

Pondasi kesuksesan seseorang adalah dukungan dari orang-orang yang mencintainya..

Butuh usaha keras untuk menebus sebuah kesalahan dan yang terbaik adalah menghindarinya..

Pohon harus tumbuh di tanah agar dapat berbuah, tetapi siapa yang terbang dengan sayap kesombongan suatu saat akan dihempaskan..

Seorang pemenang adalah mereka yang berpikir dan bersikap layaknya juara..

Seseorang yang mengagumi kelebihanmu belum tentu mampu menerima kekuranganmu, tetapi seorang sahabat menerima kedua sisi kehidupanmu..

Sebuah mimpi akan kandas di tengah jalan jika kamu tidak cukup baik untuk bertahan dan berjuang mewujudkannya..

Saat keadaan tak seindah harapan, ingatlah masih ada Tuhan yang sanggup untuk membalik keadaan..

Tidak perlu iri terhadap kehidupan orang lain karena kamu tidak tahu permasalahan apa yang mereka hadapi dibalik keceriaan yang muncul ke permukaan..

Ketika masalah datang, Ia sedang mengukir hidupmu. Sakit, namun akan membuat hidupmu semakin indah..

Tanpa kasih hanya ada benci..

Jarak antara dua hati hanya sejauh komunikasi..

Ketika engkau hendak menyerah, bertahanlah satu kali lagi..

Memaafkan bukan berarti kalah, melainkan tindakan nyata untuk mengasihi diri sendiri karena benci tidak akan mengubah keadaan..

Hidup harus berani mengambil resiko, asalkan kita sudah mempersiapkan diri dengan skenario terburuk..

Masa-masa sulit adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa kita memilih bangkit dan berkata tidak pada kata tergeletak..

Pikiran memiliki kekuatan untuk membangun atau menghancurkan, tergantung di sisi mana kau berpijak..

Ada perjumpaan ada perpisahan. Ada yang datang ada yang pergi. Ada sakit hati ada memaafkan. Ada kebahagiaan ada air mata. Semuanya menjadikan hidup berwarna meski tak selamanya berjalan indah..

Kasih sejati selalu mengasihi meski hati sempat tersakiti..

Tekad bulat mampu mengalahkan segala tantangan yang menghadang..

Hal-hal sepele yang tidak diselesaikan bisa menimbulkan perpecahan, seperti jalan berlubang yang semakin hari semakin membesar kalau tidak segera ditambal..

Ketidakpastian jauh lebih menyakitkan daripada sebuah kepastian yang menyakitkan.
Read More »

Minggu, 15 Juli 2012

Ghawzul Fikri (Perang Pemikiran)

Ibu Guru berkerudung rapi tampak bersemangat di depan kelas sedang mendidik murid-muridnya dalam pendidikan Syari’at Islam. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada penghapus. Ibu Guru berkata, “Saya punya permainan. Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada penghapus.

Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah “Kapur!”, jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah “Penghapus!” Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Ibu Guru mengangkat silih berganti antara tangan kanan dan tangan kirinya, kian lama kian cepat.

Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata, “Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah “Penghapus!”, jika saya angkat penghapus, maka katakanlah “Kapur!”. Dan permainan diulang kembali.

Maka pada mulanya murid-murid itu keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk. Selang beberapa saat, permainan berhenti. Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya.

“Anak-anak, begitulah ummat Islam. Awalnya kalian jelas dapat membedakan yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Namun kemudian, musuh musuh ummat Islam berupaya melalui berbagai cara, untuk menukarkan yang haq itu menjadi bathil, dan sebaliknya.

Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kalian menerima hal tersebut, tetapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu. Dan kalian mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika.”

“Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, sex sebelum nikah menjadi suatu hiburan dan trend, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup, korupsi menjadi kebanggaan dan lain lain. Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disedari, kalian sedikit demi sedikit menerimanya. Paham?” tanya Guru kepada murid-muridnya. “Paham Bu Guru”

“Baik permainan kedua,” Ibu Guru melanjutkan. “Bu Guru ada Qur’an, Bu Guru akan meletakkannya di tengah karpet. Quran itu “dijaga” sekelilingnya oleh ummat yang dimisalkan karpet. Sekarang anak-anak berdiri di luar karpet.

Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur’an yang ada di tengah dan ditukar dengan buku lain, tanpa memijak karpet?” Murid-muridnya berpikir. Ada yang mencoba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain, tetapi tak ada yang berhasil.

Akhirnya Sang Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur’an ditukarnya dengan buku filsafat materialisme. Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet.

“Murid-murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya. Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak kalian dengan terang-terangan. Karena tentu kalian akan menolaknya mentah-mentah. Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tetapi mereka akan menggulung kalian perlahan-lahan dari pinggir, sehingga kalian tidak sadar. Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibina pundasi yang kuat. Begitulah ummat Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau fondasinya dahulu. Lebih mudah hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dahulu, kursi dipindahkan dahulu, lemari dikeluarkan dahulu satu persatu, baru rumah dihancurkan…”

“Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kalian. Mereka tidak akan menghantam terang-terangan, tetapi ia akan perlahan-lahan meletihkan kalian. Mulai dari perangai, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga meskipun kalian itu Muslim, tetapi kalian telah meninggalkan Syari’at Islam sedikit demi sedikit. Dan itulah yang mereka inginkan.”

“Kenapa mereka tidak berani terang-terangan menginjak-injak Bu Guru?” tanya mereka. Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tetapi sekarang tidak lagi. Begitulah ummat Islam. Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sadar, akhirnya hancur. Tetapi kalau diserang serentak terang-terangan, baru mereka akan sadar, lalu mereka bangkit serentak. Selesailah pelajaran kita kali ini, dan mari kita berdo’a dahulu sebelum pulang…”
Matahari bersinar terik tatkala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya.

***

Ini semua adalah fenomena Ghazwu lFikri (perang pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh-musuh Islam. Allah berfirman dalam surat At Taubah yang artinya:

“Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, sedang Allah tidak mau selain menyempurnakan cahayaNya, sekalipun orang-orang kafir itu benci akan hal itu.”(QS. At Taubah :32).

Musuh-musuh Islam berupaya dengan kata-kata yang membius ummat Islam untuk merusak aqidah ummat umumnya, khususnya generasi muda Muslim. Kata-kata membius itu disuntikkan sedikit demi sedikit melalui mas media, grafika dan elektronika, tulisan-tulisan dan talk show, hingga tak terasa.

Begitulah sikap musuh-musuh Islam. Lalu, bagaimana sikap kita…?
Read More »

Minggu, 24 Juni 2012

Ice Breaking Ideas


1. Pak-Pak Boom!

Permainan ini sangat sederhana tapi sangat efektif untuk mencairkan kekakuan didalam kelas.
Cara bermain:

  • Guru/instruktur memberi arahan kepada murid untuk berdiri
  • Suruh murid untuk mengikuti arahan guru
  • Angkat kedua tangan keatas
  • Ketika guru mengatakan “PAK” maka murid harus bertepuk tangan
  • Ketika guru mengatakan “BOOM” maka murid harus menepuk pahanya
  • Contohkan berulang-ulang sambil memberi instuksi, pak-pak-boom, boom-boom-pak (sambil menepuk tangan dan paha sebagaimana instruksi diatas)
  • Usahakan makin lama semakin kencang agar lebih seru dan lebih mengasah konsentrasi murid.


2. Bos Berkata

Fungsi permainan: Menguji konsentrasi dan kejelian murid, sangat cocok ketika kelas sudah merasa bosan dengan pelajaran.
Cara bermain:

  • Guru memberi instruksi dengan kata-kata “bos berkata” sambil memberi aba-aba, ini hanya berlaku ketika perintah tersebut diiringi dengan kata “bos berkata”,  jika perintah tersebut tidak diiringi dengan kata-kata tersebut maka perintah tersebut dianggap tidak berlaku dan kita ada murid yang melakukannya maka ia akan dikenakan hukuman (usahakan hukumannya berdasarkan dengan pelajaran usahakan tidak menggunakan kekerasan fisik seperti mencubit dll.)
  • Guru: bos berkata, “BERDIRI” (maka murid harus berdiri)
  • Guru: bos berkata, “BERBARIS”(murid harus berbaris)
  • Guru: bos berkata, “TERTAWA”(murid harus tertawa)
  • Guru: “DUDUK KEMBALI” (jika ada yang duduk maka muris harus dihukum karena tidak ada kata-kata “bos berkata”).


3. Bermain Loncat Arah

Fungsi permainan: Jika kelas sudah mulai terasa jenuh dan mengantuk permainan ini akan membuat mata lebar kembali dan untuk melatih kekompakan.
Cara bermain:

  • Guru memerintahkan agar murid berdiri dan membuat 2-4 barisan (tergantung pada jumlah murid )
  • Barisan 1-2 saling berhadapan, 3-4 juga saling berhadapan         
  • Setelah itu guru memberi aba-aba
  • Guru: pegang pundak teman didepannya (dilaksanakan oleh murid)
  • Guru: lompat kedepan
  • Guru: lompat kebelakang
  • Guru: lompat kekiri
  • Guru: lompat kekanan (tangannya tidak boleh lepas dari pundak temannya)
  • Satelah dilakukan berulang ulang coba dibalik, jika perintahnya lompat kedepan maka murid harus lompat kebelakang, begitu juga sebaliknya.


4. Pesan Berantai
Fungsi permainan: Untuk mengasah kekompakan, ketelitian dan imajinasi.
Cara bermain.

  • Guru membagi anak menjadi dua kelompok
  • Setelah itu anak disuruh berbaris berbanjar
  • Sebelumnya guru telah mempersiapkan  pesan yang akan disampaikan kepada murid-muridnya
  • Setelah anak itu tahu pesan yang akan disampaikannya maka ia mulai menuliskannya dipunggung teman-temannya.
  • Ini dilakukan secara berantai dengan menuliskan pesan tersebut dipunggung peserta temannya. (jangan sampai bersuara, jika ada yang menyampaikan pesan dengan bersuara maka dianggap gagal)
  • Permainan ini bisa juga dengan berbisik-bisik tetap disampaikan secara berantai.


5. Badai Berhembus (The Great Wind Blows)
Fungsi permainan: Strategi ini merupakan icebreaker yang dibuat cepat yang membuat para peserta latihan bergerak tertawa. Strategi tersebut merupakan cara membangun team yang baik dan menjadikan para peserta lebih mengenal satu sama lain.
Cara bermain:

  • Guru menyuruh untuk membuat lingkaran.
  • Jelaskan kepada murid aturan permainan, untuk putaran pertama guru akan bertindak sebagai angin.
  • Guru sebagai angin akan mengatakan angin berhembus kepada yang memakai misal : kacamata (apabila ada beberapa peserta memakai kacamata).
  • Murid yang memakai kacamata harus diam ditempat tapi teman-temannya yang lain harus bergabung dengan anak yang memakai kaca mata.
  • Lakukan putaran kedua, dan seterusnya. Setiap putaran yang bertindak sebagai angin harus mengatakan ‘angin berhembus kepada yang …………. (sesuai dengan karakteristik peserta, misal : baju biru, sepatu hitam, dsb)


6. Bercermin

Fungsi permainan: Memberi pelajaran pada anak bahwa Mengikuti apa yang dilakukan orang lain boleh selagi itu masih dalam kebaikan dan membangun team work yang solid.
Langkah–langkah :

  • Minta setiap peserta untuk berpasangan, 1 orang menjadi bayangan di cermin dan 1 orang menjadi seseorang yang sedang berdandan di depan cermin.
  • Bayangan harus mengikuti gerak – gerik orang yang berdandan.
  • Keduanya harus bekerja sama agar bisa bergerak secara kompak dengan kecepatan yang sama.
  • Minta peserta untuk mendiskusikan apa pesan dalam permainan ini.


7. Kompak
Fungsi permainan: Menjaga tim agar tetap kompak antara satu dengan yang lain, menjaga tim agar tetap selamat dan menaruh kepercayaan kepada pemimpin yang akan menuntun kita.
Cara bermain:

  • Tentukan target/tempat yang akan dituju
  • Tunjuk satu ketua yang akan memberi instruksi kepada kelompoknya
  • Minta semua murid untuk berbaris dan menutup mata, ia dilarang untuk membuka matanya dan hanya mendengarkan instruksi dari ketuanya
  • Sebelumnya harus disepakati aba-abanya, seperti ketika lurus maka ia mengucapkan Allahu Akbar, jika belok kanan membaca subhanallah, jika belok kiri membaca innalillah. Maka ketuanya harus bisa memberi aba-aba yang benar agar cepat mencapai tujuan.
  • Ketepatan instruksi dari ketua sangat dibutuhkan untuk keselamatan dan kecepatan dalam mencapai tempat yang telah ditentukan.


8. Apa Kabar?
Fungsi permainan: Fungsi permainan ini adalah untuk menyapa enak, permainan ini sangat sipel dan tidak membutuhkan materi apapun dan untuk mengembalikan konsentrasi, game ini sangat cocok jika telah disepakati diawal sebelum memulai belajar.
Cara  bermain:

  • Buat kesepakatan dengan murid jika guru bertanya sesuatu maka mereka harus menjawab sesuai dengan jawaban yang sudah disepakati
  • Tanya kabar ini bisa bermacam-macam:
  • Jika guru berkata: “HOW ARE YOU” jawabannya “FINE”
  • Ketentuannya adalah jika guru menyebutkan dengan suara pelan maka murid menjawab dengan suara keras, jika guru mengucapkan dengan suara keras  maka harus dijawab pelan.
  • Ini bisa dilakukan dengan disela-sela pelajaran sedang berlangsung ketika konsentrasi sudah mulai buyar dan untuk mengembalikan konsentrasi.


9. Tebak Wajah
Fungsi permainan: inti dari permainan ini adalah untuk  saling mengenal antara satu dengan yang lain agar lebih dekat, kompak dan solid.
Cara bermain:

  • Guru memerintahkan murid untuk mengeluarkan kertas
  • minta murid untuk menuliskan cita-citanya, ciri-cirinya, makanan kesukaannya, hobi, atau profil yang lain yang menunjukkan ciri-ciri orang yang menulisnya
  • setelah itu minta murid membalik kertas menempelkan kertas tersebut kemukanya, lalu minta untuk menuliskan gambar wajahnya diatas kertas tersebut dengan posisi kertas masih didepan mukanya
  • dan lipat kertas tersebut lalu kumpulkan kepada guru
  • guru akan membagikan kertas tersebut kepada murid dengan acak
  • dan setelah murid mendapat kertas (pastikan ia tidak mendapat kertas miliknya sendiri) tunjuk murid untuk menebak siapa orang yang terdapat didalam kertas tersebut berdasarkan ciri-ciri yang telah dituliskan oleh pemiliknya.
  • Kalu betul ia menunjuk teman yang lain, misalnya selanjutnya yang memalai kaca mata, tapi jika salah maka minta ia menyanyikan sebuah lagu dll.


10. Find Your Family
Fungsi permainan:

  1. Melatih konsentrasi
  2. Melatih kesabaran
  3. Melatih kekompakan
  4. Melatih daya ingat
  5. Dan melatih pendengaran


Cara bermain

  • Bagi murid dalam tiga kelompok
  • Tentukan ciri keluarga masing-masing dan suara dari keluarga tersebut
  • Contoh keluarga pertama bersuara kucing, maka ketika nanti mereka disuruh berpencar dan menutup mata maka murid harus bersuara dan mencari kelurganya sambil mengeong-ngeong.

Read More »

Rabu, 20 Juni 2012

Life Skills

Istilah Kecakapan Hidup (life skills) diartikan sebagai kecakapan yang dimiliki seseorang untuk mau dan berani menghadapi problema hidup dan penghidupan secara wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya (Dirjen PLSP, Direktorat Tenaga Teknis, 2003).

Brolin (1989) menjelaskan bahwa, “Life skills constitute a continuum of knowledge and aptitude that are necessary for a person to function effectively and to avoid interruptions of employment experience”. Dengan demikian life skills dapat dinyatakan sebagai kecakapan untuk hidup. Istilah hidup, tidak semata-mata memiliki kemampuan tertentu saja (vocational job), namun ia harus memiliki kemampuan dasar pendukungnya secara fungsional seperti : membaca, menulis, menghitung, merumuskan, dan memecahkan masalah, mengelola sumber daya, bekerja dalam tim, terus belajar di tempat kerja, mempergunakan teknologi (Satori, 2002).

Pendidikan Kecakapan Hidup (life skills) lebih luas dari sekedar keterampilan bekerja, apalagi sekedar keterampilan manual. Pendidikan kecakapan hidup merupakan konsep pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan warga belajar agar memiliki keberanian dan kemauan menghadapi masalah hidup dan kehidupan secara wajar tanpa merasa tertekan kemudian secara kreatif menemukan solusi serta mampu mengatasinya.

Indikator-indikator yang terkandung dalam life skills tersebut secara konseptual dikelompokkan : (1) Kecakapan mengenal diri (self awarness) atau sering juga disebut kemampuan personal (personal skills), (2) Kecakapan berfikir rasional (thinking skills) atau kecakapan akademik (akademik skills), (3) Kecakapan sosial (social skills), (4) Kecakapan vokasional (vocational skills) sering juga disebut dengan keterampilan kejuruan artinya keterampilan yang dikaitkan dengan bidang pekerjaan tertentu dan bersifat spesifik (spesifik skills) atau keterampilan teknis (technical skills).

Menurut Jecques Delor mengatakan bahwa pada dasarnya program life skills ini berpegang pada empat pilar pembelajaran yaitu sebagai berikut:

  1. Learning to know (belajar untuk memperoleh pengetahuan).
  2. Learning to do (belajar untuk dapat berbuat/bekerja).
  3. Learning to be (belajar untuk menjadi orang yang berguna).
  4. Learning to live together (belajar untuk dapat hidup bersama dengan orang lain).

Read More »

Rabu, 13 Juni 2012

Quantum Teaching


Pernah mendengar atau membaca tentang Quantum Teaching? Kalau anda seorang guru atau dosen mungkin sudah sangat sering mendengar tentang konsep yang dikemukakan Bobby De Porter ini ya. Saya mencoba meringkas dan mengadaptasi QT untuk keperluan mengajar saya di kampus. Semoga semester depan bisa saya terapkan. Here they are.

Asas Utama

Asas utama Quantum Teaching :
“Bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan antarkan dunia kita ke dunia mereka”.
Kita perlu masuk dulu ke dalam dunia mahasiswa. Dapatkanlah wewenang dan hak untuk memasuki dunia mereka. Wewenang itu akan diberikan mahasiswa dengan sukarela, jika Anda memperlakukan mereka sebagai manusia. Manusia dewasa dengan segala aspek kepribadiannya.

Setelah kaitan itu terbentuk, barulah Anda dapat membawa mereka ke dalam dunia Anda. Di sinilah hal – hal baru Anda beberkan kepada mereka, sehingga pada akhirnya mereka memahami isi dunia Anda, dan membawanya ke dalam dunia mereka sendiri (sebagai milik pribadi mereka).

Model Quantum Teaching

Unsur – unsur dari “simfoni” pembelajaran Anda adalah : konteks dan isi.
Konteks adalah segala sesuatu yang dibutuhkan untuk menyampaikan isi dengan baik. Bagian – bagiannya ialah : 
1. Suasana yang memberdayakan
  • Kepercayaan dosen akan kemampuan dan motivasi mahasiswa harus terlihat jelas. Dosen perlu punya pandangan positif terhadap mahasiswanya. Termasuk memperhatikan emosi mahasiswa dapat membantu mempercepat pembelajaran mereka. Kondisi “flow” saat belajar/kuliah sangat penting.
  • Supaya siswa terlibat dalam kuliah, dosen harus membangun hubungan, yaitu dengan menjalin rasa simpati dan pengertian. Mahasiswa (sebagai manusia) lebih penting dari materi.
  • Perlunya membawa kegembiraan dalam proses belajar – mengajar melalui : afirmasi (penguatan), pengakuan, dan perayaan. (RESIKO + KEGEMBIRAAN = KERIANGAN)
  • Resiko membangkitkan keinginan “bertualang” bagi para pelajar. Tanpa resiko, mereka akan tinggal dalam zona nyaman yang membosankan.
  • Membuat semua siswa merasa “saling memiliki” satu dengan yang lain. Kepaduan tim ini membuat orang merasa berdaya untuk keluar dan mempertaruhkan zona nyaman mereka demi sukses dan belajar.
  • Keteladanan sangat penting. Diri Anda lebih penting dari pengetahuan Anda.

2. Landasan yang kukuh
  • Komunitas belajar perlu memiliki tujuan yang sama (yang disepakati di awal perkuliahan).
  • Prinsip – prinsip (sama dengan nilai – nilai moral yang dipegang oleh kelas). Tentukanlah hal itu bersama – sama, dan peganglah sepanjang semester.
  • Yakin akan kemampuan Anda mengajar, dan kemampuan siswa Anda belajar.
  • Kesepakatan, kebijakan, prosedur, dan peraturan. Semakin jelas, mahasiswa akan semakin merasa aman dan minim kejutan.
  • Menjaga komunitas tetap berjalan (dan bertumbuh)
    • Mahasiswa adalah mitra (bukan obyek) dalam belajar.
    • Penggambaran tentang masa depan, AMBAK bagi mahasiswa dalam kehidupannya nanti sangat penting.

3. Lingkungan yang mendukung (lebih cocok untuk siswa di sekolah)
4. Rancangan belajar yang dinamis
  • Merancang pengajaran dengan konsep : “Bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan antarkan dunia kita ke dunia mereka”.
  • Memahami modalitas “V, A, K”
  • Bagaimana rancangan pengajaran (SAP) anda memastikan kesuksesan mahasiswa? Karena siswa punya 2 masalah : pelajaran sulit & resiko besar. Pergunakanlah konsep :
    • Multisensori (V, A, K), pemotongan menjadi segmen, dan pengulangan.
    • Kelompok besar –> kelompok kecil –> individu (mengurangi resiko)
  • Kerangka rancangan Quantum Teaching (TANDUR) :
    • T  : Tumbuhkan. Pikat mereka, puaskan AMBAK.
    • A : Alami. Berikan mereka pengalaman belajar, tumbuhkan kebutuhan untuk mengetahui sesuatu
    • N : Namai. Berikan “data”, “nama”, “kunci” saat minat memuncak.
    • D : Demonstrasikan. Beri kesempatan mereka untuk menghayati dan membuat pengetahuan sebagai “milik/pengalaman pribadi”.
    • U : Ulangi. Rekatkan gambar keseluruhannya.
    • R : Rayakan.  Jika layak dipelajari, maka layak pula dirayakan. Perayaan menambatkan pengalaman belajar dengan asosiasi positif.
  • Multiple Intelligence dan Slim n Bil
  • Penggunaan metafora, perumpamaan dan sugesti (positif) dalam pengajaran.

Sedang isi adalah materi yang Anda bawakan beserta cara penyampaiannya kepada mahasiswa. Bagian – bagiannya meliputi :
A. Penyajian yang prima
1. Tujuh pedoman presentasi sukses
  • Memahami apa yang Anda inginkan
  • Membina hubungan dengan mahasiswa
  • “Membaca” kondisi terkini mereka
  • Memiliki target untuk keadaan mereka
  • Menggunakan modalitas mereka (V, A, K)
  • Memanfaatkan ruangan
  • Bersikap tulus

2. Menjadi quantum teacher
3. Pencocokan modalitas
4. Empat prinsip komunikasi ampuh
  • Munculkan kesan positif
  • Arahkan fokus dengan kata – kata
  • Bersikap inklusif (mengajak), bukan memaksa
  • Jelas dan spesifik

5. Komunikasi nonverbal
  • Kontak mata
  • Ekspresi wajah
  • Nada suara/intonasi
  • Gerak tubuh
  • Sosok/postur

6. Paket presentasi efektif, dosen sebagai
  • Penemu
  • Pemimpin
  • Pengarah

7. Penambatan. Perlunya tambatan pribadi bagi masing – masing mahasiswa sehingga mereka dapat mengakses yang terbaik dari kemampuan Anda.

B. Fasilitasi yang luwes
C. Ketrampilan belajar untuk belajar
D. Ketrampilan hidup

Selengkapnya bisa membaca “Quantum Teching” karya Bobby DePorter. Buku ini baru diterbitkan ulang dengan wajah baru oleh Penerbit Kaifa.

Read More »

Senin, 11 Juni 2012

Pintaku...

Sekarang udah tanggal 11/06/2012 berarti sudah 4 hari keberangkatan english debat team dari Diniyyah Puteri Padang Panjang, mengadu kebolehan di debat tingkat ASEAN di Malaysia, semoga ya semuanya dimudahkan oleh-Nya karena jika jika senantiasa berserah diri dan senantiasa berusaha insya Allah kita akan mendapat apa yang kita inginkan.

kita semua memohon walaupun kemenangan tidak berpihhak kepada kita maka itu adalah suatu pelajaran yang akan kita ambil hikmah, karena banyak yang kita ambil pengalaman dari sana. karena pengalam adalah guru yang sangat berharga, bahkan pengalaman itu tidak bisa dibeli.

Kami disini mendo'akan apapun hasilnya kita akan senantiasa membangkitkan potensi didalam berbahasa inggris  karena jika kita bisa berbagai bahasa maka kita akan lebih mengenal dunia.

Keep spirit ya buat team debat dan pendampinya buat Miss Mimi moga sehat-sehat aja ya di sana, jangan sampai sakitnya kambuh, kak Ainun terus ya menyemangati anak-anak, buat kak salam jangan pernah bosan ngajar debatnya karena ini adalah yang perdana ikut di debat tingkat ASEAN....

MY aLLAH BLESS YOU all.....
Read More »

Diniyyah Puteri

Ma’had Diniyyah Puteri Padang Panjang


A. Riwayat Hidup dan Sejarah Perjuangan Syaikhah Rahmah El Yunisiyyah Pendiri Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang
Nama Rahmah El Yunsiyyah adalah sebuah goresan sejarah yang indah dan berarti. Melukiskan ketegaran seorang muslimah pejuang dan pendidik dibalik kelembutan selendangnya. Beliau hadir disaat anak bangsa belum mendapatkan pendidikan yang layak dengan mendirikan Perguruan Diniyyah Puteri di Padang Panjang pada tanggal 1 November 1923 pada usia yang belum genap 23 tahun.

Namun dibalik kelembutan sebagai pendidik beliau juga seorang pejuang yang tangguh. Ini dibuktikan dengan akhirnya beliau mendirikan dan memimpin Tentara Keamanan Rakyat (TKR) serta pasukan Fisabilillah menghadapi agresi Belanda disaat tidak ada kaum pria yang berani mengambil posisi itu. Sugguh panjang perjuangan muslimah ini demi bangsa yang kita cintai ini.

1. Kehidupan Pribadi
Nama lengkap : Syaikah Hj. Rahmah El Yunusiyyah
tempat, tanggal lahir : Padang Panjang, 1 Rajab 1318 H/29 Desember 1900 M
wafat : Padang Panjang, 9 Zulhijjah 1388 H/26 Februari 1969 M
orang tua : Ibu : Rafi’ah
Ayah : Syekh Muhammad Yunus (seorang ahli ilmu falak dan menjabat sebagai Kadhi Nagari Pandai Sikek)
Kakek : Imanuddin, pemimpin tarekat Naqsyabandi (ayah Imanudin mernama Hafazhah, keturunan dari Haji Miskin salah seorang dari Harimau nan Salapan tokoh Perang Paderi)
saudara : Zainuddin Labay El Yunusy, Mariah, Muhammad Rasyad, dan Rihanah (Rahmah El Yunusiyyah adalah anak bungsu)
suami : Haji Bahaudin Latif (anak dari Haji Syekh Abdul Latif seorang ulama tarekat Naqsyabandi di Nagari Sumpur), menikah pada tanggal 15 Mei 1916 tanpa dikaruniai anak.
Pendidikan : 1) Pendidikan infomal dari kakak beliau Zainuddin Labay dan Muhammad Rasyad.
2) Pendidikan di Diniyyah School yang didirikan oleh Zainuddin Labay.
3) Berguru agaa islam kepada:
a) Syekh Abdul Karim Amrullah (ayah buya HAMKA)
b) Tuanku Mudo Abdul Hamid Hakim
c) Syekh Muhammad Djamil Djambek
d) Syekh Daud Rasyidi
4) Kursus kebidanan di RS. Kayu Tanam tahun 1931-1935 dan mendapat izin praktek bidan.
2. Perjalanan Karir Perjuangan
a. Masa Penjajahan Belanda
1) Tahun 1923 mendirikan Perguruan Diniyyah Puteri di Padang Panjang.
2) Tahun 1928 memberikan dukungan penuh pada kongres pemuda yang melahirkan sumpah pemuda dan segera menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di Perguruan Diniyyah Puteri.
3) Tahun 1932 memimpin gerakan menentang dua peraturan Belanda yaitu Ordonantie Kawin Bercatat (yang melecehkan fungsi Kadhi dan syri’at islam) dan Ordonantie Sekolah Liar (yang hendak mengatur sekolah-sekolah agama menurut keinginan Belanda).
b. Masa Penjajahan Jepang
1) Menerima Ir. Soekarno di Diniyyah Puteri membicarakan tentang perjuangan kemerdekaan Indonesia.
2) Tahun 1943 mempersiapkan santri-santri Diniyyah Puteri pengikti pelatihan P3K dan Palang Merah sebagai tenaga sukarela dalam pertempuran.
3) Tahun 1944 memberikan dukungan penuh dalam pasukan Gyugun yang menurut beliau sangat strategis sebagai alat mencapai kemerdekaan Indonesia.
4) Keterlibatan dalam organisasi pada masa penjajahan Jepang:
a) Pengurus ADI (anggota daerah ibu) tingkat Sumatera Tengah yang berjuang menentang menentang Jepang.
b) Ketua Ha Ha No Kai dari Gyugun Ko En Kai.
c) Anggota Ho Ko Kai.
d) Anggota peninjau Sumatera Cuo Sangi In yang diketuai M. Syafei.
e) Anggota Mahkamah Syari’ah Bukittinggi.
f) Ketua Majelis Islam Tinggi bagian kaum ibu di Padang Panjang Batipuh X Koto.
c. Masa Kemerdekaan
1) Tahun 1945 mendirikan TKR dan menjadikan Perguruan Diniyyah Puteri sebagai dapur umum bagi pejuang sampai terbentuknya Balalyon Infanteri, juga membantu Laskar Sabilillah, Sabil Muslimat dan tentara yang melawan NICA.
2) 17 Agustus 1945 Rahmah sebagai orang pertama yang mengibarkan bendera merah putih di Kota Padang Panjang.
3. Pemikiran dan Cita-cita
a. Mencetuskan kesetaraan jender.
b. Menentang gerakan feminisme dari barat.
c. Mempersiapkan ibu berarti mempersiapkan bangsa.
d. Menginginkan kemajuan kaum wanita.
4. Profil Pribadi Rahmah El Yunusiyyah yang Layak Diteladani
a. Komitmen berjuang untuk agama, bangsa dan negara melalui pedidikan.
b. Naluri kepahlawanan.
c. Keberanian dalam menghadapi resiko.
d. Kesabaran.
e. Pengorbanan.
f. Optimisme.
g. Kemampuan dalam menghadapi kegagalan.
h. Kemampuan menjadi teladan.
5. Amanat Rahmah El Yunusiyyah
a. Guru adalah pengajar dan pendidik, oleh kaena itu guru hendaknya mampu melaksanakan kedua fungsi tersebut secara seimbang.
b. Guru selain mendidik dan mengajar juga harus menjadi mubaligh.
c. Jadilah guru yang bijaksana.

B. Sejarah Singkat Perguruan Diniyyah Puteri
Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang merupakan pondok pesantren modern khusus puteri yang terletak di kawasan Kota Padang panjang Sumatera Barat Didirikan oleh Rahmah El Yunusiyyah pada tanggal 1 November 1923 pada zaman pemerintahan Hindia Belanda diIndonesia Rahmah El Yunusiyyah mendirikan Perguruan Diniyyah Puteri pada usia yang belum genap 23 tahun setelah mendapatkan inspirasi ketika megikti pendidikan pada Diniyyah School yang didirikan oleh kakak kandungnya Zainuddin Labay El Yunusy pada tahun 1915.
Pada awal berdiri Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang hanya menyediakan program pendidikan tingkat Madrasah Tsanawiyah dengan nama Diniyyah Menengah Pertama (DMP). Kemudian setelah berjalan 15 tahun, Rahmah El Yunusiyyah membuka program pendidikan lanjutan setingkat Madrasah Aliyah dengan nama Kulliyatul Mu’alimmat El Islamiyyah (KMI). Pendidikan yang diselenggarakan bertujuan mencetak para kader-kader muslimah yang mampu menjadi ibu pendidik di tengah masyarakat. Sistem yang diterapkan adalah boarding schoo” yakni pembinaan anak didik secara terpadu baik di sekolah maupun di asrama.
Saat ini Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang telah berkembang jauh dengan memiliki lima program pendidikan mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak sampai sekolah tinggi. Menjelang usia 80 tahun, pada bulan Agustus 2003 Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang melakukan reegenering dalam persiapan menuju pusat pendidikan islam berbasis teknologi. Untuk itu, secara bertahap dan berkesinambungan seluruh elemen perguruan melakukan perubahan dan perbaikan besar untuk mencapai tujuan mulia “mencerdaskan generasi islam”.

C. Profil dan Struktur Organisasi Perguruan Diniyyah Puteri
1. Profil
Nama lembaga : Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang
status : swasta (yayasan)
alamat : Jl. Abdul Hamid Hakim no. 30 Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat
berdiri : 1 November 1923
pimpinan : Fauziah Fauzan, SE.Akt, M.Si.
jenis lembaga : pendidikan dan usaha
jenjang pendidikan : TKI, MI, MTs, MA dan Sekolah Tinggi (pesantren modern)
2. Struktur Oranisasi
Keterangan:
TK : Taman Kanak-kanak DTC : Diniyyah Training Centre
MI : Madrasah Ibtidaiyah DITC : Diniyyah Information Tech. Ce.
DMP : Diniyah Menengah Pertama DRC : Diniyyah Receach Centre
KMI : Kulliyatul Mu’alimmat El Islamiyyah DCC : Diniyyah Counceling Centre
STIT : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah DTQ : Diniyyah Tahfizul Quran
3. Visi dan Misi
Visi Menjadi lembaga pendidikan islam yang terus-menerus menyeimbangkan pola pengajaran terpadu : Alquran, hadis, dan keilmuan modern terkini dalam rangka pembentukan generasi muda islam Indonesia yang profesional, beriman, bertaqwa, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Misi Membentuk puteri yang berjiwa islam dan ibu pendidik yang cakap dan aktif serta bertanggungjawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air atas dasar pengabdian pada Allah SWT.
Mengembangkan pola pengajaran islam yang berbasis teknologi secara berkesinambungan dalam upaya memperkaya khasanah dunia pendidikan sampai akhir zaman.
Merancang, mengembangkan dan memberikan solusi kehidupan dalam bentuk kajian praktis dalam rangka pengadian kepada masyarakat dan tanah air.

D. Jenjang dan Jenis Pendidikan di Perguruan Diniyyah Puteri
1. Taman Kanak-kanak Islam Rahmah El Yunsiyyah
Taman Kanak-kanak Rahmah El Yunusiyyah adalah pendidikan pra sekolah yang didirikan pada tanggal 5 Agustus 1982 dengan tujuan membantu mengemangkan potensi yang ada dan menanamkan kepribadian islami sedini mungkin untuk anak usia taman Kanak-kanak.
2. Madrasah Ibtidaiyyah Rahmah El Yunusiyyah
Madrasah Ibtidaiyyah Rahmah El Yunusiyyah Padang Panjang adalah salah satu jenjang pendidikan setingkat sekolah dasar yang dikelola oleh Yayasan Rahmah El Yunusiyyah Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang. Melalui sistem pendidikan interaktif yakni pendidikan yang berdasarkan kepada keterpaduan yang utuh antara ilmu pengetahuan umum dan agama akan dapat melahirkan generasi muda dambaan umat.
Oleh karena itu Madrasah Ibtidaiyyah Rahmah El Yunusiyyah menrapkan dua kurikulum formal Kementerian Agama RI tingkat Madrasah Ibtidaiyyah Negeri (MIN) dan kurikulum tingkat Sekolah Dasar oleh Kementerian Pendidikan serta kegiatan ekstra kurikuler yang diarahkan untuk tafaqquh fiddin (memperdalam ilmu agama). Murid MI pada saat ini berjumlah 344 orang dan guru 30 orang dengan kepala Muhammmad Syafi’i, S.Pd.I..
3. Madrasah Tsanawiyyah Diniyyah Menengah Pertama (DMP)
Madrasah Tsanawiyah Diniyyah Pertama (DMP) merupakan jenjang pendidikan pertama yang didirikan oleh Rahmah El Yunusiyyah di Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang pada tahun1923. Pendidikan di DMP dengan sistem boarding school yang berrstatus “disamakan” ditujukan untuk mendidik puteri-puteri lulusan SD menjadi kader-kader muslimah sejati yang memiliki kecerdasa intelektual, emosional, dan spiritual sejakdini sehingga mampu menjadi generasi islam yang tangguhdegan keprbadian mulia.
Kurukilum yang diajarkan merupakan kombinasi dari tiga kurikulum yaitu kurikulum Kementerian Pendidikan, kurikulum Kementerian Agama dan kurikulum khusus Diniyah Puteri. Selama mengkuti proses pendidikan siswi akan dibekali dengan kegiatan ekstrakurikuler meliputi keterampilan wanita, keterampilan berorganisasi serta keterampilan dakwah. Konsep pengajaran yang teradu antara lain agama dan keilmuan modern terkini darahkan agar siswi memiliki kecintaan yang tinggi kepada Allah SWT dan rasul-Nya serta kepada ilmu pengtahua. Saat ini santri DMP yang telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Kemendiknas RI ini berjumlah 391 orang dengan majelis guru sebanyak 54 orang.
4. Kulliyatul Mu’allimat El Islamiyah (KMI)
Madrasah Aliyah KMI Diniyyah Puteri dengan boarding school setara dengan pendidikan aliyah atau SMA/SMK dengan status “disamakan”. Para lulusan Madrasah Tsanawiyah Diniyyah Menengah Pertama (DMP) Perguruan Diniyyah Puteri dapat langung meneruskan pada Madrasah Aliyah KMI secara langsung tanpa harus mengikuti kelas persiapan KMI (PKMI).
Jenjang pendidikan KMI ini didirikan pada tahun 1937, 14 tahun setelah Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang berdiri. Pendidikan di KMI difokuskan untuk menghasilkan kader-kader muslimah sejati yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual sehingga mampu menjadi geerasi islam yang tangguh dengan kepribadian mulia.
Sampai saat ini, KMI telah menghasilkan lulusan yang mampu melanjutkan pendidikan ke brrbagai perguruan tinggi bergengsi di dalam danluar negeri, diantaranya:
a. Institut Teknoogi Bandung (ITB)
b. Instutut Pertaian Bogor (IPB)
c. Universitas Padjadjaran (UNPAD)
d. Universitas Indonesia (UI)
e. Universias Andalasn (UNAND)
f. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
g. IAIN Imam Bondjol Padang
h. Al Azhar University Kairo
i. Serta berbagai universitas lain di Timur Tengah.
Setiap tahun Madrasah Aliyah KMI Diniyyah Puteri mendapatkan tawaran PMDK dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pada tahun 2010 penawaran PMDK datang dari Universitas Sumatera Utara (USU), IPB, UIN SH Jakarta, IAIN IB Padang, UI, UTS, Universitas Airlangga,UNAND, UNP, UPI Bandung, UNIB UNILA dan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta lain.
Selain itu, juga ada peluang beasiswa bagi lulusan berprestasi antara lain dari pemerintah pusat (kementerian pendidikan), pemerintah daerah, Al Azhar University Kairo Mesir, Sudan, Jepang, ITS, Universitas Air Langga, UI dan lain-lain.
KMI Perguruan Diniyyah Puteri memiliki tiga jurusan yang telah terakreditasi A yaitu:
a. Jurusan Studi Timur Tengah (STT)
b. Jurusan IPA
c. Jurusan IPS.
5. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyyah (STIT) Diniyyah Puteri Rahmah El Yunusiyyah
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyyah (STIT) Diniyyah Puteri Rahmah El Yunusiyyah adalah perguruan tinggi khusus puteri berkiprah di bidang pendidikan mencetak calon sarjana dan diploma yang memiliki wawasan pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap dasar sebagai guru sekolah menengah, staf personalia di berbagai industri trainer dan konsultan pendidikan
a. Visi dan Misi
Visi Terwujudnya perguruan tinggi islam khusus puteri sebagai pusat keunggulan di bidang pendidikan agama dan pengembangan sumber daya manusia yang melahirkan lulusan pendidik berjiwa emas dan berkompetensi global.
Misi Membangun perguruan tinggi islam yang mampu mandiri dan memberi kontribusi untuk dunia pendidikan dan masyarakat global.
Menyelenggarakan pendidikan bagi calon sarjana yang menguasai penddikan islam berjiwa entrepreneur.
b. Tujuan Pendidikan
1) Menyiapkan pendidik berjiwa emas yang mampu berdiri pada dua kaki: di lembaga pendidikan tempatnya mengabdi dan ditengah masyarakat dunia tempat berkarya tanpa henti.
2) Menghasilkan lulusan yang memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap dasar sebagai: guru, trainer, konsultan pendidikan, dan tim sumber daya manusia yang handal di berbagai industri.
c. Program Pendidikan
STIT Diniyyah Puteri Rahmah El Yunusiyyah yang dipimpin langsung oleh pimpinan Yayasan Rahmah El Yunusiyyah ini yakni generasi keempat dari Rahmah El Yunusiyyah, Fauziah Fauzan El M., SE.Akt, M.Si. memiliki empat program studi, yaitu:
1) Program Studi Pendidikan Agama Islam S1/Konsentrasi Manajemen Pendidikan Islam
2) Program Studi Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak (PGTK)/Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA) S1
3) Pendidikan Guru Sekolah Dasar Islam (PGSDI)/Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI) S1
4) D2 Program Diploma Hafiz Alquran 30 Juz.
d. Fasilitas
1) Gedung/ruang kuliah sendiri.
2) Staf pengajar dari Al Azhar University Cairo, Madinah Universty, UI, UGM, UIN, IAIN, dan lain-lain.
3) Laboratorium bahasa.
4) Laboratorium komputer/internet.
5) Ruang Micro Teaching.
6) Asrama.
7) Perpustakaan dan Audiovisual.
8) Sarana Ibada.
9) Gedung Pertemuan.

E. Fasilitas Pendidikan, Sarana, dan Prasarana yang ada di Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang
1. Fasilitas Pendukung
a. DTC (Diniyyah Training Centre)
Melayani untuk training personality, motivasi, minat dan bakat, kerja tim dan kewirausahaan. DTC juga terbuka bagi lembaga lain diluar Perguruan Diniyyah Puteri. Sudah pernah mentraining banyak karyawan dari berbagai perusahaan besar seperti PT. Semen Padang, Bank Mandiri Bukittinggi, siswa berbagai sekolah dan sebagainya. Lembaga yang beriri pada tanggal 29 Desember 2004 ini telah banyak menjalan program dengan produk antara lain:
1) Smart Kids 1
2) Smart Kids 2
3) Young Smart 1
4) Young Smart 2
5) Family Smart A
6) Family Smart B
7) Alumni Smart
8) Smart Secretary
9) Smart Personality
10) D-SMArt (Diniyyah Sempoa Mental Aritmatika)
11) Smart Love.
Program pelatihan hasil outsourching/kerjasama dengan instansi lain:
1) Dakwah Fardiyah
2) Dai Remaja
3) Pumping Teacher
4) Managerial Skill
5) Tax and Accounting.
b. DITC (Diniyyah Information Technologi Centre)
Mempersiapkan dan melatih teknologi informasi bagi siswi, guru dan karyawati Perguruan Diniyyah Puteri di bidang komputer seperti Microsoft Office, Photoshop, Webdesign, Programming, Hotspot, Internet dan lain-lain.
c. DRC (Diniyyah Receach Centre)
Selain menfasilitasi social and science club bagi siswi Perguruan Diniyyah Puteri, juga melayani untuk umum yaitu sebagai:
1) Konsultan pendidikan
2) Konsultan manajemen bisnis
3) Penelitian, penerbitan dan publiasi buku dan jurnal ilmiah
d. DCC (Diniyyah Counceling Centre)
Yaitu layanan di bidang konseling, baik pribadi, soial, bimbingan belajar dan karir, baik untuk siswi, mahasiswimaupun guru dan karyawati Perguruan Diniyyah Puteri.
e. DTQ (Diniyyah Tahfizul Quran)
Membimbing siswi Perguruan Diniyyah Puteri dan masyarakat umum yang berniat menghafal Alquran dan mempelajari Alquran lebih dalam.
f. Poliklinik
Poliklinik Perguruan Diniyyah Puteri selain bagi siswi Perguruan Diniyyah Puteri juga melayani masyarakat sekitar. Poliklinik ini pernah menjadi poliklinik teladan tingkat nasional.
g. Mini Market
Selain sebagai salah satu badan usaha Perguruan Diniyyah Puteri, mini market juga tempat siswi memenuh kebutuhan dan tempat belajar dan latihan kewiausahaan.
h. Loundry
Selain sebagai salah satu badan usaha Perguruan Diniyyah Puteri, loundry juga tempat siswi memenuh kebutuhan dan tempat belajar dan latihan kewiausahaan.
i. Catering
Selain bagi siswi yang tinggal di asrama, catering Perguruan Diniyyah Puteri juga melayani pesanan dari luar untuk berbagai acara seperti pesta dan sebagainya.
j. Wisma dan Penginapan
Wisma dan penginapan Perguruan Diniyyah Puteri ikut mendukung pariwisata Kota Padang Panjang karena menjadi salah satu penginapan bagi wisatawan dan orang yang berkunjung ke Padang Panjang.
2. Sarana dan Prasarana
Seluruh program pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanak Islam sampai dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah terpusat pada kampus Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang Jl. Abdul Hamid Hakim no. 30 Padang Panjang Smatera Barat. Adapun sarana yan ada antara lain:
a. Di Lingkungan Sekolah
1) Ruang kelas yang nyaman
2) Lapangan olahraga
3) Laboratorium IPA (fisika, kimia, biologi)
4) Laboratorium komputer
5) Laboratorium bahasa (Arab dan Inggris)
6) Perpustakaan
7) Aula serbaguna
8) Ruang praktek keterampilan tataboga
9) Ruang praktek keterampilan tata busana dan bordir
10) Ruang audio visual dan peralatan pengajaran multi media
11) Training centre.
b. Asrama dan Penunjangnya
1) Ruang tidur sistem barak
2) Masjid berkapasitas 750 orang
3) Ruang makan multifungsi
4) Fasilitas hibura islami
5) Taman bacaan remaja islami
6) Poliklinik 24 jam
3. Kegiatan Ekstra Kurikuler
a. Tujuan
1) Membentuk generasi Qurani yang memilikikeahlian sesuai dengan bakat dan kemampuan intelejensinya.
2) Menyiapkan kader-kader pemimpin islam masa depan yang memiliki ruhiyah yang kuat, jiwayang tegar dan mandiri, serta intelektual yang tingi.
b. Macam-macam
1) Organisasi dan kepemimpinan
2) Pramuka
3) Muhadharah dalam Bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris
4) Kesenian (talempong, pauan suara, nasyid, teater, seni tari, dll)
5) Hafiz Alquran dan seni membaca Alquran
6) Kaligrafi
7) Keterampilan rumah tangga (tata boga, tata busana, bordir)
8) Drum band.

F. Keadaan Siswi, Guru dan Karyawan Perguruan Diniyyah Puteri
Siswi dan mahasiswi Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang dari tingkat Taman Kanak-kanak sampai Sekolah tinggi saat ini berjumlah 957 orang dengan jumlah karyawan dan guru berjumlah 500 orang.
Tenaga pengajar di Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang adalah mereka yang telah memiliki pengalaman dalam pendidian agama dan eksak yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di dalam dan laur negeri seperti:
1. Universitas Al Azhar Kairo
2. Universitas Indonesia
3. Universitas Negeri padang
4. IAIN IB Padang
5. LIPIA Jakarta
6. Universitas NegeriMalang
7. Universitas Andalas
8. Sekoah Tinggi Seni Indonesia, dll.

G. Prestasi yang Pernah Diraih Perguruan Diniyyah Puteri
1. Tingkat Nasional
a. Juara III sekolah berprestasi tingkat nasional 2007/2008
b. Finalis lomba PASIAD matematika tingkat nasional 2007
c. Juara I poliklinik berprestasi tingkat nasional.
2. Tingkat Provinsi
a. Juara I sekolah berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat 2007/2008
b. Juara III guru berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat 2007/2008 atas nama Siti Hawa
c. Juara III siswa berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat 2008/2009 atas nama Violita Sinda Arinda
d. Juara III guru berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat 2008/2009 atas nama Sumiatai, S.Pd.
e. Juara I putri lomba tahfizh tingkat SD/MI/SDIT Provinsi Sumatera Barat 2009
f. Juara I putra lomba tahfizh tingkat SD/MI/SDIT Provinsi Sumatera Barat 2009
g. 16 besar lomba karate Pordini Provinsi Sumatera Barat 2007
h. Juara III cerdas cermat TPA Provinsi Sumatera Barat
i. 6 besar sepak takraw Provinsi Sumatera Barat
j. Juara I sekolah berprestasi Depag tingkat Provinsi Sumatera Barat 2007/2008
k. Juara II guru berprestasi Depag tingkat Provinsi Sumatera Barat 2007/2008
l. Juara III siswa madrasah berprestasi tingkat MI Provinsi Sumatera Barat 2008/2009
m. Juara III guru madrasah berprestasi tingkat MI Provinsi Sumatera Barat 2008/2009.
3. Tingkat Kota
a. Juara III tenis meja putri HUT RI ke 59 Kota Padang Panjang 2004
b. Juara II MSQ SD dalam rangka menyambut 1 Muharram 1424 H Kota Padang Panjang
c. Juara III cerdas cermat SD dalam rangka menyambut 1 Muharram 1424 H Kota Padang Panjang
d. Juara III putra do’a sehari-hari DDS Kota Padang Panjang 2004
e. Juara I putri do’a sehari-hari DDS Kota Padang Panjang 2004
f. Juara I putri dakwah DDS Kota Padang Panjang 2004
g. Juara I putri MSQ DDS Kota Padang Panjang 2004
h. Juara II sepak takraw SD Hardiknas Kota Padang Panjang 205
i. Juara III TPA/TPSA dalam rangka menyambut 1 Muharam 1427 H Padang Panjang
j. Juara I cerdas cermat TPA/TPSA Kota Padang Panjang 2005
k. Juara I melukis dalam rangka HUT Kota Padang Panjang 2005
l. Juara I pramuka dalam rangka HUT Kota Padang Panjang 2005
m. Juara I catur Porsenida Padang Panjang 2006
n. Juara III takraw Porsenida Padang Panjang 2006
o. Juara III MSQ Padang Panjang & Tanah Datar 2006
p. Harapan III drum band SD HUT Padang Panjang ke 216
q. Juara II KIM Pramuka pada HUT pramuka ke 45
r. Juara II pacu karungPramuka pada HUT pramuka ke 45
s. Juara III PASIAD matematika Padang Panjang 2007
t. Juara II putri pesta siaga pramuka hari pramuka ke 46
u. Juara I karate SD Porsenida Padang Panjang 2007
v. Juara III da’i cilik HUT RI 2007
w. Juara III melukis HUT RI 2007
x. Juara I sekolah sehat Padang Panjang 2007
y. Juara III kepala SD berprestasi dan berdidikasi Padang Panjang 2007
z. Juara I busana muslim SD Padang Panjang 2008
aa. Harapan I drum band Hardiknas Padang Panjang 2008
bb. Juara II bulu tangkis putra SD Porsenida Padang Panjang 2008
cc. Harapan III asma’ul husna TPA/TPSA PABASKO HIMA 2008
dd. Juara I putri pesta siaga pramuka hari pramuka ke 47
ee. Juara I bulu tangkis Porsenida 2009
ff. Juara I karate Porsenida 2009
gg. Juara I catur Porsenida 2009
hh. Juara I da’i cilik TPA/TPSA Padang Panjang 2010.
4. Tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Daerah Setempat
a. Juara II shalat wajib putri HUT RI ke 59 tingkat Padang Panjang Barat 2004
b. Juara I UKS tingkat Padang Panjang Barat 2005
c. Juara III rebana TPA/TPSA 2005
d. Juara II shalat jenazah SD HUT RI ke 60 tingkat Padang Panjang Barat 2005
e. Juara I cerdas cermat Gebyar II SMPN 2 Padang Panjang 2006
f. Juara I busana muslim Gebyar II SMPN 2 Padang Panjang 2006
g. Juara umum Gebyar II SMPN 2 Padang Panjang 2006
h. Juara I bintang nasyid Musda PKS Padang Panjang 2006
i. Juara I tahfizh Musda PKS Padang Panjang 2006
j. Juara III tahfizh Musda PKS Padang Panjang 2006
k. Juara I da’i cilik Musda PKS Padang Panjang 2006
l. Juara I UKS Padang Panjang Barat 2009
m. Juara I cerdas cermat SD/MI Gebyar IV SMPN 2 Padang Panjang 2010
n. Juara III tahfizh Quran SD/MI Gebyar IV SMPN 2 Padang Panjang 2010
o. Juara umum Gebyar IV SMPN 2 Padang Panjang 2010.

H. Program Perguruan Diniyyah Puteri
Perguruan Diniyyah Puteri Padang panjang memiliki beberapa program untuk masa yang akan datang, yaitu diantaranya:
1. Meningkatkan status Perguruan Diniyyah Puteri dari Sekolah Standar nasional (SSN) menjadi Sekolah Berstandar Internasional (SBI).
2. Meningkatkan daya tampung dan meningkatkan sarana dan prasarana.
3. Melaksanakan seminar dan training rutin untuk keluarga Perguruan Diniyyah Puteri dan untuk umum.
4. Mengembangkan usaha yang telah ada dan menambah badan usaha baru.
5. Selalu konsinten meningkatkan kualitas pendidikan yang berbasis islam dan teknologi informasi.
6. Mengusulkan kepada pemerintah untuk mengangkat Rahmah El Yunusiyyah menjadi pahlawan nasional

di ambil dari http://ismikhadijah.wordpress.com/mahad-diniyyah-puteri-padang-panjangtempatku-tertarbiyah-selama-6-tahun/
Read More »

Jumat, 01 Juni 2012

Ini Kisahku. Kamu?

Terkadang ada yang bilang cerita itu membosankan dan ada yang bilang menyenangkan, itu sih tergantung dengan bahasan yang akan diceritakan, cerita yang hanya gurauan belaka dan kosong dengan isi dan manfaat maka bisa dianggap ini adalah cerita kosong tapi bagaimana jika berbagi cerita mendatangkan manfaat dan pengalaman serta semangat dengan meyebutkan mimpi-mimpi? wahhh sungguh akan mengasyikkan bukan?

pernah ngga' sahabat semua mendengar cerita dari teman-teman atau orang lain yang menimbulkan semangat?, nah disini saya juga ingin bebagi tentang pengalaman saya, jangan kemana-mana ya!

aku adalah aeorang anak yang juga mempunyai banyak impian sama seperti anak-anak yang lain tapi aku sedikit pendiam dan tertutup, bahkan untuk sekedar mengungkapkan mimpi-mimpiku yang kadang aku anggap terlalu tinggi pun sepertinya itu mustahil, tapi jauh didalam hati aku selalu berharap mimpi-mimpiku akan menjadi kenyataan. karena bagiku berbeda antara cita-cita dan target aku selalu menganggap mimpiku itu adalah sebuah target karena lebih cendrung mempunyai tujuan dari pada cita-cita, itu kan menurutku mungkin teman-teman yang lain juga setuju.

sebelum menyiapkan target tentu kita harus tahu apa sih kemampuan kita! karena keselarasan antara kemampuan dan tujuan saling membantu dan mempermudah antara satu sama lain, karena jika kita melakukan dengan suka dan  kita juga berkompeten dengan hal itu lalu apa lagi? segala rintangan yang dihadapi pasti akan dilalui dengan semangat juang dan menganggap ini adalah sebuah tantangan kesuksesan sehingga kita tidak mudah putus asa. berbeda lo dengan orang yang hanya menganggap mimpinya itu sebagai cita-cita atau keinginan saja dan kompetensinya juga kurang maka wajar ketika mereka menemukan rintangan pasti akan putus dijalan kasihankan padahal untuk mnimbulkan hal itu susah lho.

lalu apa yang harus dilakukan ketika kita memutuskan sebuah target? yang pertama kali aku lakukan adalah membuat motto. karena hidup  harus ada motto,  kenapa? karena motto itu adalah "pengaruh" atau saya lebih suka membahasakannya dengan target global, walaupun global tapi ia mempunyai kekhususan sendiri,,,mottoku adalah "THINK GLOBALLY, ACT LOCALLY" (berpikir global bertindak lokal). simple tapi ini sangat berpengaruh dalam hidup bukan???

lalu mungkin timbul pertanyaan bagaimana cara kita menentukan target-target kita? wahhhh ini adalah hal yang mudah-mudah susah lo temen-temen, karena tidak semua orang yang tahu kompetensi dirinya sendiri, ni aku kasih tips ala wieke oktora olivia:

kenali apa yang anda sukai, saya yakin teman-teman semua pasti mempunyai banyak kesukaan, dan diantara kesukaan itu pasti ada yang lebih disukai, nahhh jangan dianggap sepele jangan-jangan itu adalah kompetensi anda yang muncul ke permukaan maka jangan lewatkan begitu saja pernah dengar kan istilah yang bilang "KESEMPATAN HANYA DATANG SATU KALI" ini benar lho!!!

jadi diri sendiri, apakah anda mempunyai fans atau orang-orang yang sangaaaaaat anda sukai, kagumi dll???saya yakin setiap orang mempunyai hal itu tapi masalahnya mereka justru meniru-niri gaya fans-fansnya tersebut sehingga ketika fansnya mempunyai gaya yang berbeda tidak jarang yang juga ikut-ikutan dan melupakan diri sendiri, jangan sampai sobat kena virus ini karena SETIAP ORANG TERLAHIR ISTIMEWA jangan sampai KEISTIMEWAAN ANDA tergantikan dengan meniru keistimewaan orang lain. karena perlu diketahui orang yang sering meniru-niru orang lain ntah apakah itu gaya, style dan lain-lain itu tidak akan berlangsung lama dan cendrung mudah bosan.

sebagaimana yang disebutkan diatas "buat slogan hidup" slogan hidup temen-temen harus sesuai dengan keadaan kalian sendiri dan sekali lagi jangan meniru-niru slogan orang lain karena mungkin itu kurang cocok dengan anda kecuali jika anda mengganggap slogan itu mirip dengan anda dan berpengaruh kepada kehidupan anda, seperti meniru slogan orang tua, motivator, trainer, atau ilmuwan-ilmuwan yang terkenal dengan keberhasilannya. its oke!!!

setelah itu baru susun target anda daaaan jangan lupa untuk membuat target waktunya misalnya, saya ingin jadi penulis dan menyiapkan satu buku ditahun 2013, ini harus dilakukan dengan ngemil alias sedikit demi sedikit jangan sekaligus karena itu akan membuat anda cepat bosan.
nah temen-temen semua ada yang perlu diketahui ketika kita telah mencapai satu target jangan pernah puas sampai disitu raihlah target-target yang lain maka dengan itu temen-temen semua akan selalu melakukan inovasi dari waktu ke waktu.

jika temen-temen mendengar cemoohan dari orang lain anggaplah itu sebagai bumbu kehidupan karena hidup juga harus ada manis asam asinnya alias nano nano malahan kita harus berterima kasih kepada mereka,  karena ada mereka kita  tambah termotivasi, dan  renungkan kata-kata ini "KAMU BOLEH MENGATAKAN APA SAJA TENTANGMU HARI INI KALAU ITU FAKTANYA BENAR. TAPI INGATKAMU AKAN MERUBAH PANDANGANMU TERHADAPKU KETIKA KAMU MELIHAT KESUKSESANKU" hmmm lalu apa lagi yuk menjadi generasi perubah bukan generasi penerus. pilihan ada ditangan anda karena hidup adalah pilihan.

ini kisahku lalu bagaimana dengan kisahmu?

Read More »